Kendali Motor Otomatis dan Metering pada Trainer

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO

FAKULTAS TEKNIK  UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

LAPORAN PRAKTIK MESIN LISTRIK
No. 03/PIL/10 Kendali Motor Otomatis

dan Metering pada Trainer

Nama   :

Nika Febriani

Tgl : 12/03/2017 Dosen Pengampu : NIM    : 15501241004
Semester : 4 Drs. Setya Utama M.Pd Kelas   : D1

 

  1. Tujuan
  2. Mahasiswa dapat menggambarkan rangkaian kendali motor berurutan otomatis.
  3. Mahasiswa dapat menyebutkan nama komponen kendali motor berurutan otomatis.
  4. Mahasiswa dapat menjelaskan cara kerja rangkaian kendali motor berurutan otomatis.
  5. Mahasiswa mampu merangkai rangkaian kendali motor berurutan otomatis.
  6. Mahasiswa mampu mengoperasikan atau menjalankan rangkaian kendali motor berurutan otomatis.
  7. Mahasiswa dapat menggambarkan rangkaian kendali motor bergantian otomatis.
  8. Mahasiswa dapat menyebutkan nama komponen kendali motor bergantianotomatis.
  9. Mahasiswa dapat menjelaskan cara kerja rangkaian kendali motor bergantian otomatis.
  10. Mahasiswa mampu merangkai rangkaian kendali motor bergantianotomatis.
  11. Mahasiswa mampu mengoperasikan atau menjalankan rangkaian kendali motor bergantianotomatis.
  12. Mahasiswa dapat menggambarkan rangkaian kendali motor 3 fasa putar kanan-kiri otomatis.
  13. Mahasiswa dapat menyebutkan nama komponen kendali motor 3 fasa putar kanan-kiri otomatis.
  14. Mahasiswa dapat menjelaskan cara kerja rangkaian kendali motor 3 fasa putar kanan-kiri otomatis.
  15. Mahasiswa mampu merangkai rangkaian kendali motor 3 fasa putar kanan-kiri otomatis.
  16. Mahasiswa mampu mengoperasikan atau menjalankan rangkaian kendali motor 3 fasa star-delta
  17. Mahasiswa dapat menggambarkan rangkaian kendali motor 3 fasa star-delta
  18. Mahasiswa dapat menyebutkan nama komponen kendali motor 3 fasa star-delta
  19. Mahasiswa dapat menjelaskan cara kerja rangkaian kendali motor 3 fasa star-delta
  20. Mahasiswa mampu merangkai rangkaian kendali motor 3 fasa star-delta
  21. Mahasiswa mampu mengoperasikan atau menjalankan rangkaian kendali motor 3 fasa star-delta
  22. Mahasiswa dapat menggambarkan rangkaian metering ampermeter dan voltmeter.
  23. Mahasiswa dapat menyebutkan nama komponenmetering ampermeter dan voltmeter.
  24. Mahasiswa dapat menjelaskan cara kerja rangkaianmetering ampermeter dan voltmeter.
  25. Mahasiswa mampu merangkai rangkaian metering ampermeter dan voltmeter.
  26. Mahasiswa mampu mengoperasikan atau menjalankan rangkaian metering ampermeter dan voltmeter.

 

  1. Alat dan Bahan
  2. Trainer kit kontrol yang meliputi :
    1. Magnetic Contactor (MC)…………………………………………………………….. 3 buah
    2. Push Button ON………………………………………………………………………….. 2 buah
    3. Push Button OFF………………………………………………………………………… 2 buah
    4. MCB 1 fasa………………………………………………………………………………… 1 buah
    5. MCB 3 fasa………………………………………………………………………………… 2 buah
    6. Over Load (OL)………………………………………………………………………….. 1 buah
    7. Lampu Indikator…………………………………………………………………………. 3 buah
    8. Time Delay Relay (TDR)……………………………………………………………… 1 buah
    9. TDR by Relay…………………………………………………………………………….. 1 buah
  3. Motor listrik 1 fasa…………………………………………………………………………………. 1 buah
  4. Motor listrik 3 fasa…………………………………………………………………………………. 1 buah
  5. Modul lampu pijar pengganti motor…………………………………………………………. 1 buah
  6. Kabel jumper / penghubung……………………………………………………………… secukupnya
  7. Current Transformator (CT)……………………………………………………………………. 3 buah
  8. Amperemeter panel………………………………………………………………………………… 3 buah
  9. Selector voltmeter………………………………………………………………………………….. 1 buah
  10. Voltmeter panel…………………………………………………………………………………….. 1 buah

 

 

  1. Gambar Rangkaian
  2. 1Kendali motor berurutan otomatis

  1. Kendali motor bergantian otomatis

3.

3.Kendali motor putar kanan – kiri otomatis

  1. Kendali motor 3 fasa star – delta otomatis

 

 

  1. Rangkaian metering amperemeter dan voltmeter.

 

 


  1. Analisa data dan Prinsip Kerja

 

  1. Prinsip kerja rangkaian kendali motor berurutan otomatis

Motor 2 akan hidup secara otomatis setelah motor 1 hidup. MC K1 digunakan untuk mengendalikan motor 1 dan MC K2 digunakan untuk mengendalikan motor 2. Ketika Push Button ON ditekan arus akan mengalir menuju koil K1 dan mengaktifkan K1 serta memberikan sumber tegangan ke timer T1 sehingga mengaktifkan timer, saat Push Button ON terlepas, arus akan tetap mengalir ke koil K1 dan timer melalui kontak NO K1 yang aktif sehingga motor 1 tetap dapat berjalan. Setelah perhitungan waktu pada timer selesai, kontak NO pada timer akan menutup dan arus mengalir menuju ke koil K2 dan mengaktifkan K2 sehingga motor 2 berjalan. Jika Push Button OFF ditekan maka arus dari sumber yang mengalir ke koil K1 dan K2 akan terputus sehingga motor 1 dan motor 2 akan berhenti.

 

  1. Prinsip kerja rangkaian kendali motor bergantian otomatis

Motor 1 akan berjalan setelah Push Button ON ditekan, dan akan mati secara otomatis setelah beberapa saat, beberapa saat kemudian motor 2 baru menyala dan akan mati jika Push Button OFF ditekan.

MC K1 digunakan untuk mengendalikan motor 1 dan MC K2 digunakan untuk mengendalikan motor 2. Ketika Push Button ON ditekan arus akan mengalir melalui kontak NC timer T1 dan mengaktifkan perhitungan waktu pada timer T1 dan koil K1 sehingga motor 1 menyala dengan durasi sesuai batas waktu yang telah ditentukan pada timer T1. Setelah batas waktu timer T1 berakhir maka kontak NO dan NC pada timer T1 akan aktif dan mengalirkan arus menuju timer T2 dan mengaktifkan perhitungan waktu T2. Setelah perhitungan waktu pada T2 selesai kontak NO T2 akan aktif dan mengalirkan arus menuju koil K2 dan menghidupkan motor 1. Jika Push Button OFF ditekan maka arus dari sumber akan terputus dan dapat menonaktifkan motor, baik motor 1 maupun motor 2 karena tidak ada arus yang mengalir ke MC K1 dan K2.

 

 

 

 

  1. Prinsip kerja rangkaian kendali motor 3 fasa putar kanan – kiri

 

      Motor akan berputar ke kanan setelah Push Button ON ditekan, dan akan mati secara otomatis setelah beberapa saat. Beberapa saat kemudian motorakan berputar  ke kiri secara otomatis. Motor akan mati jika Push Button OFF ditekan.

MC K1 digunakan untuk putaran motor ke kanan (Forward) dan MC K2 digunakan untuk putaran motor ke kiri (Reverse). Ketika Push Button ON ditekan arus akan mengalir melalui kontak NC timer T1 dan mengaktifkan perhitungan waktu pada timer T1 dan koil K1 sehingga motor berputar ke kanan (Forward) dengan durasi sesuai batas waktu yang telah ditentukan pada timer T1. Setelah batas waktu timer T1 berakhir maka kontak NO dan NC pada timer T1 akan aktif dan mengalirkan arus menuju timer T2 dan mengaktifkan perhitungan waktu T2. Setelah perhitungan waktu pada T2 selesai kontak NO T2 akan aktif dan mengalirkan arus menuju koil K2 dan memutar motor ke kiri (Reverse). Jika Push Button OFF ditekan maka arus dari sumber akan terputus dan dapat menonaktifkan motor karena tidak ada arus yang mengalir ke MC K1 dan K2.

 

  1. Prinsip kerja rangkaian kendali motor 3 fasa star – delta

Motor akan tersambung bintang saat pertama kali dihidupkan, kemudian setelah beberapa saat motor akan tersambung delta secara otomatis dalam beberapa saat kemudian mati secara otomatis. Pada saat perpindahan star delta motor harus berhenti terlebih dahulu walaupun hanya beberapa saat, maka perlu menggunakan porinsip interlock.

Ketika Push ButtonON ditekan, arus akan mengalir melalui kontak NC timer T1 menuju koil K1 dan menggerakkan kontak magnet K1 sehingga K1 aktif. Arus akan mengalir melalui kontak NC T2 dan kontak NC K2 menuju koil K3 sehingga motor akan menyala dan tersambung bintang selama perhitungan waktu pada T2 berjalan. Arah arus dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar pergerakan arus saat push button ON ditekan

Setelah perhitungan waktu pada T2 selesai, kontak NC T2 akan terputus dan kontak NO T2 akan terhubung sehingga mengaktifkan T1 dan arus dapat mengalir melalui kontak NC K3 menuju koil K2 sehingga K2 dapat aktif dan motor tersambung bintang selama perhitungan waktu pada T1 berjalan. Setelah perhitungan waktu pada T1 selesai, kontak NC pada T1 akan terputus dan memutus arus yang menuju K1 sehingga arus tidak dapat mengalir menuju motor dan motor berhenti. Motor akan berhenti jika Push Button OFF ditekan.

Gambar arah pergerakan arus saat T2 ON

 

  1. Prinsip kerja rangkaian metering amperemeter dan voltmeter

Trafo CT berfungsi untuk menurunkan arus dengan perbandingan tertentu agar dapat dilakukan pengukuran arus dengan ampere meter. Kumparan primer trafo dirangkai seri dengan suber dan motor, sedangkan rangkaian sekunder trafo dihubungkan ke ampere meter.Pemasangan selector voltmeter dipasang paralel dengan beban, sesuai dengan prinsip pemasangan voltmeter. Keluaran selector voltmeter langsung dihubungkan ke voltmeter.

 

 


 

  1. Kesimpulan

Dari praktik yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pada rangkaian kendali motor secara otomatis pada trainer komponen yang digunakan yaitu Time Delay Relay (TDR) dan TDR by Relay. TDR digunakan untuk menggantikan Push Button. TDR  bekerja dengan prinsip perhitungan waktu, TDR akan mengaktifkan kontak NO dan NC nya jika perhitungan waktu yang diatur pada TDR tersebut selesai.

Dalam praktik motor STAR DELTA secara otomatis terdapat perpindahan arus yang sangat cepat, maka perlu dilakukan interlock dikarenakan jika tidak melakukan interlock dapat mengakibatkan kerusakan motor. interlock dilakukan dengan cara MC K2 di seri dengan NC pada K3 dan MC K3 di seri dengan NC K2.

Dalam melakukan pengukuran arus rangkaian power motor 3 fasa diperlukan Current Transformatior (CT) dikarenakan arus yang mengalir pada rangkaian sangat tinggi dan tidak dapat terbaca oleh amperemeter, sehingga diperlukan penurunan arus dengan perbandingan tertentu untuk melakukan pengukuran. Penurunan arus tersebut dapat dilakukan dengan memasang Current Transformatior (CT). Dalam pemasangan selector voltmeter prinsipnya sama dengan pemasangan voltmeter, yakni dipasang paralel dengan beban.

Sleman, 13 Maret 2017
Praktikan
Nika Febriani

NIM 15501241004

 

Kendali Motor 3 fasa Bergantian Otomatis, Membalik arah Putar Otomatis, Berurutan Otomatis, Bintang Segitiga Otomatis Pada Trainer, Matering Amperemeter dan Voltmeter

LAPORAN INSTALASI LISTRIK INDUSTRI

Kendali Motor 3 fasa Bergantian Otomatis, Membalik arah Putar Otomatis, Berurutan Otomatis, Bintang Segitiga Otomatis Pada Trainer, Matering Amperemeter dan Voltmeter

Nama   :Nika Febriani

NIM    :15501241004

Prodi   :Pendidikan Teknik Elektro S1

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2017

 

  1. TUJUAN

Mahasiswa dapat menggambar rangkaian dan merangkangkai pada trainer :

  1. Kendali Motor Bergantian Otomatis
  2. Kendali Motor Membalik Arah Putar Otomatis
  3. Kendali Motor Beruruan Otomatis
  4. Kendali Motor Bintang Segitiga Otomatis
  5. ALAT DAN BAHAN

Alat

  1. Magnetic Contactor (MC)
  2. Push Button On
  3. Push Button Off
  4. MCB 1 Fasa
  5. OL
  6. Lampu Indikator
  7. MCB 3 fasa
  8. TDR Relay
  9. Motor Listrik
  10. Kabel penghubung
  11. DATA PENGAMATAN

Terlampir

  1. ANALISIS DATA
    1. Kendali Motor Bergantian Otomatis

Pada rangkaian kendali ini menggunakan 1 MC, 2 PB ON dan 1 PB OFF. Prinsip dari rangkaian ini adalah saat salah satu motor dinyalakan makan motor lain tidak bisa dinyalakan karena pada rangkaiannya sebelum masuk MC masing masing dari PB ON terlebih dahulu masuk ke kontak NC MC sebelahnya. Jadi saat PB ON 1 ditekan maka NC pada MC 2 akan membuka dan apabila ditekan tidak akan ON sebelum MC 1 di OFF kan. Dan pada setiap PB ON tetap dikunci dengan NO masing masing agar bisa tetap menyala saat PB dilepas

  1. Kendali Motor Membalik Arah Putar Manual

Pada rangkaian kendali ini menggunakan 1 MC, 2 PB ON dan 1 PB OFF. Prinsip kendali dari rangkaian ini hamper sama dengan kendali motor bergantian. Teteapi hanya mengguankan 1 motor saja yang akan dig anti rah putarnya. Jadi pada rangkaian powernya fasa yang masuk ke motor 2 diantaranya dibalik contoh fasa R dengan S.

  1. Kendali Motor Berurutan Manual

Untuk kendali motor berurutan ada 3 macam dan masing masing berbeda rangkaian kontrol dan prinsipnya. Untuk yang hidup bersama mati berurutan yaitu PB OFF dirangkai seri dengan ON 1 lalu ON 2 disambungkan setelah ON 1, jadi motor 2 tidak bisa di nyalakan jika motor 1 belum dinyalakan. Untuk setiap PB ON dikunci dengan kontak NO masing masing.

Untuk yang hidup berurutan mati berurutan. OFF 1 di seri dengan ON 1 lalu OFF 2 seri dengan ON 2 disambung setelah ON 1. Untuk setiap PB ON dikunci dengan kontak NO masing masing. Dan khusus PB OFF 1 dikunci dengan kontak NO 2, jadi motor 2 belum bisa dinyalakan jika  motor 1 belum menyala dan motor 1 tidak bisa dimatikan jika motor 2 belum dimatikan.

Unuk yang terakhir yaitu hidup bersama mati berututan, OFF 1 diseri dengan ON dan OFF 2 didapatkan setelah ON, tetapi sebelum masuk OFF sebelumnya disambung dengan kontak NC 1 yang dipararel dengan kontak NO 2. Dan seperti tadi OFF 1 dipararel dengan kontak NC 2, dan untuk kontak ON dipararel dengan kontak NO 1. Jadi saat ON ditekan kedua motor akan menyala karena NC 1 sudah dikunci dengan NO 2, lalu motor 1 tidak bisa dimatian sebelum motor 2 dimatikan karena ada kontak NO 2 yang terus member sumber ke MC 1 swalaupun OFF 1 ditekan.

  1. Kendali Motor Bintang Segitiga Manual

Untuk kendali motor bintang segitiga mengunakan 3 MC yaitu 1 MC sebagai MC utama dan 2 lainnya sebagai pemindah dari bintang ke segitiga. Untuk prinsipnya OFF diseri dengan ON lalu setelah ON masuk MC 1 dan masuk ke jogging switch, ON jogging switch disambungkan ke MC 3 untuk sambungan segitiga yang sebelumnya diseri dengan NC 2 dan OFF jogging switch disambungkan ke MC 2 untuk sambungan bintang yang sebelumnya diseri dengan NC 3. Jadi saat ON ditekan makan MC 1 dan 2 akan menyala karena MC 1 langsung nyambung dari ON dan MC 2 tersambung dengan NC atau OFF jogging switch. Lalau saat jogging switch di ON kan maka MC 2 akan mati dan MC 3 menyala sedangkan MC 1 tetap menyala. Untuk rangkaian powernya dari fasa RST masuk ke MC1 lalu masuk ke U1 V1 dan W1 lalu U2 V2 dan W2 masuk ke MC 2 lalu disis sebelahnya dinuat seperti sambungan bintang. Untuk MC 3 dibuat seperti sambunag segitiga dengan jumper dari MC1 dan MC2.

 

 

  1. KESIMPULAN

Dari data pengamatan dan analisis yang ada dapat disimpulkan dalam setiap rangkaian kendali dengan alat yang sama maka belum  tentu  sama jadinya. Tergantung bagaimana kita merangkainya contoh jika menyambungkan ON 2 sebelum ON1 maka akan jadi bergantian dan jika kita menyambungkan setelah ON 1 maka akan jadi berurutan. Jadi setiap rangkaian kendali mempunyai prinsip kerja yang berbeda. Oleh karena itu juga rangkaina kendali yang ada juga berbeda walaupun alat dan bahan yang digunakan sama.

Identifikasi Komponen Listrik 3 Fasa

LAPORAN PRAKTIKUM

Identifikasi Komponen Listrik 3 Fasa

 

Dibuat Oleh:

Nika Febriani

15501241004

 

 

 

 

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2017

  1. Judul

Identifikasi komponen listrik 3 fasa

  1. Tujuan Praktik

Setelah pratik diharapkan mahasiswa dapat :

  1. Mengidentifikasi komponen-komponen kelistrikan 3 fasa
  2. Mengetahui fungsi dari masing-masing komponen kelistrikan
  3. Mengetahui prinsip dan cara kerja dari masing-masing jenis komponen instalasi listrik
  4. Alat dan Bahan
  5. Alat Tulis
  6. Kamera/Handphone
  7. Kertas Gambar
  8. Data Pengamatan
  9. Komponen yang diidentifikasi
  10. Pengertian dan fungsi komponen
  11. Jenis-jensi komponen
  12. Spesifikasi yang tercantum dalam komponen
  13. Gambar komponen secara fisik dam secara simbol kelistrikannya
  14. Prinsip dan cara kerja komponen
  15. Analisis data
  16. Time Delay Relay

TDR (Time Delay Relay) sering disebut juga relay timer atau relay penunda batas waktu banyak digunakan dalam instalasi motor terutama instalasi yang membutuhkan pengaturan waktu secara otomatis. Fungsi dari peralatan kontrol ini adalah sebagai pengatur waktu bagi peralatan yang dikendalikannya. relay yang menggunakan prinsip elektronik, terdiri dari rangkaian R dan C yang dihubungkan seri atau paralel. Bila tegangan sinyal telah mengisi penuh kapasitor, maka relay akan terhubung. Lamanya waktu tunda diatur berdasarkan besarnya pengisian kapasitor.

  1. Thermal Overload Relay

Thermal relay atau overload relay adalah peralatan switching yang peka terhadap suhu dan akan membuka atau menutup kontaktor pada saat suhu yang terjadi melebihi batas yang ditentukan atau peralatan kontrol listrik yang berfungsi untuk memutuskan jaringan listrik jika terjadi beban lebih.

  1. No Fuse Breaker

NFB dalam bahasa indonesia bisa diartikan sebagai pemutus tanpa sekering, berfungsi untuk menghubungkan dan memutus tegangan/arus utama dengan sirkuit atau beban, selain itu juga berfungsi untuk memutuskan/melindungi beban dari arus yang berlebihan ataupun jika terjadi hubung singkat. Cara kerja NFB, ketika arus yang mengalir melaluinya melebihi dari nilai yang tertera pada NFB maka secara otomatis NFB akan memutuskan arusnya gambar diatas adalah NFB 3 Phase umumnya digunakan pada instalasi motor induksi atau breaker pada panel kontrol.

  1. Miniatur Circuit Breaker

MCB merupakan kependekan dari Miniatur Circuit Breaker. MCB berfungsi sebagai pengaman hubung singkat (konsleting) dan juga berfungsi sebagai pengaman beban lebih. MCB akan secara otomatis dengan segera memutuskan arus apabila arus yang melewatinya melebihi dari arus nominal yang telah ditentukan pada MCB tersebut. Pada dasarnya MCB 3 phasa adalah gabungan dari tiga buah MCB 1 phasa.

  1. Motor Listrik 3 Fasa

Motor listrik 3 fasa adalah motor yang bekerja dengan memanfaatkan perbedaan fasa pada sumber untuk menimbulkan gaya putar pada bagian rotornya. Prinsip kerja dari motor listrik 3 fasa ini sebenarnya sangat sederhana. Bila sumber tegangan 3 fase dialirkan pada kumparan stator, maka akan timbul medan putar dengan kecepatan tertentu.

  1. Magnetic Contactor

Magnetic Contactor (MC) adalah sebuah komponen yang berfungsi sebagai penghubung/kontak dengan kapasitas yang besar dengan menggunakan daya minimal. Prinsip kerja sebuah kontaktor terdiri dari koil, beberapa kontak Normally Open ( NO ) dan beberapa Normally Close ( NC ). Pada saat satu kontaktor normal, NO akan membuka dan pada saat kontaktor bekerja, NO akan menutup. Sedangkan kontak NC sebaliknya yaitu ketika dalam keadaan normal kontak NC akan menutup dan dalam keadaan bekerja kontak NC akan membuka.

  1. Voltmeter

Voltmeter yaitu alat ukur yang digunakan mengukur besaran dari tegangan listrik. Pada voltmeter terdapat lilitan yang mengandung impedansi, dimana besarnya impedansi ini kecil. Hal ini berfungsi untuk akurasi dari pembacaan alat ukur voltmeter ini.

  1. Switch Voltmeter

Switch voltmeter yaitu sakelar yang berfungsi untuk menunjukkan besaran tegangan pada listrik 3 fasa. Dimana pada switch voltmeter ini dapat menunjukkan tegangan pada masing-masing fasa saat tegangan antar fasa.

  1. Current Transformator

Current transformator berfungsi sebagai penurun arus dari besar ke kecil, sebagai isolasi dari tegangan.

  1. Kesimpulan

Pada trainer komponen yang diidentifikasi cukup banyak dan yg lebih ditekankan yaitu bagaimana teknik untuk penyambungan dari komponen,komponen penunjang dari ketahanan komponen yang diidentifikasi. Misalnya untuk penyambungan kawat serat perlu di solder terlebih dahulu agar semakin kuat dan dipasang sepatu pada sambungan agar tahan lama. Pada panel yang perlu diidentifikasi sama seperti pada trainer dan lebih ditekankan pada kelayakan komponen.

IDENTIFIKASI DAN OBSERVASI KOMPONEN INSTALASI PADA MDP, SDP, DAN GENSET

LAPORAN JOB 1

IDENTIFIKASI DAN OBSERVASI KOMPONEN INSTALASI PADA MDP, SDP, DAN GENSET

Dosen Pembimbing : Drs. Setya Utama, M.Pd.

 

 

NAMA            : Nika Febriani

NIM                : 15501241004

KELAS           : D1 2015

PRODI            : Pendidikan Teknik Elektro

 

 

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2017

 

 

  1. Tujuan

 

  1. Menggambar sistem distribusi tenaga listrik dari MDP hingga ke SDP di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro
  2. Mengetahui komponen yang terdapat dalam MDP dan SDP
  3. Membuat layout dari rumah genset di Fakultas Teknik

 

  1. Alat dan Bahan

 

  1. Kamera
  2. Alat Tulis
  3. Helm Proyek

 

  • Data Pengamatan

 

  1. Terlampir

 

  1. Analisis Data

 

Dalam MDP terdapat :

  1. MCCB Motorized sebagai pengaman utama dari suplai PLN kapasitas 800A
  2. Rangkaian ATS
  3. MCCB Manual sebagai pengaman utama dari suplai Genset kapasitas 630A
  4. MCCB Manual sebagai pengaman tingkat 2 setelah dibagi untuk tiap gedung jurusan kapasitas 250A dan 100A
  5. Busbar sebagai penghantar berbentuk plat
  6. Voltmeter, Selektor Voltmeter, Ampermeter, dan lampu indikator

Dalam SDP 1 (Barat Bengkel Instalasi Listrik) terdapat :

  1. Saklar handle
  2. MCB sebagai pengaman utama kapasitas 50A
  3. Fuse sebagai pengaman tambahan kapasitas 160A

MCB dan Fuse dipasang seri agar pegamanan jaringan menjadi ganda dan lebih aman. MCB dapat bekerja secara termis maupun secara elektromaknetis, sedangkan Fuse hanya bekerja secara termis. Akan tetapi, untuk MCB terdapat kelemahan apabila terjadi korosi pada komponen MCB sehingga terjadi malfungsi trip MCB. Untuk itu, fuse dipasang sebagai pengaman pendukung yang memiliki ketahanan lebih bagus dibanding MCB meskipun tidak memiliki fungsi kerja secara elektromaknetis.

 

Dalam SDP 2 (Utara Kantor Pengajaran) terdapat :

  1. Saklar handle
  2. NFB sebagai pengaman utama kapasitas 100A
  3. MCB sebagai pengaman bantu setelah dibagi menjadi beberapa grup ruangan kapasitas 20A dan 10A
  4. Fuse holder sebagai pengaman pada lampu indikator, voltmeter dan alat pendukung lain
  5. Lampu indikator, voltmeter, selektor voltmeter dan ampermeter

 

  1. Kesimpulan

 

MDP merupakan singkatan dari Main Distribution Panel dan berisikan pengaman, busbar, ATS. Suplai tenaga yang dibagi adalah dari PLN dan dari Genset. Pemasangan pada kaki volt meter dan alat bantu lainnya menggunakan sepatu kabel dan diamankan fuse pada fuse holder. Penghantar plat (busbar) dipakai untuk penghantar tenaga dengan berbagai indikator warna.

ATS merupakan singkatan dari Automatic Transfer Switch sebagai alat pensaklaran untuk pergantian tenaga antara PLN dan Genset. Instalasinya pada TDR juga menggunakan kabel fleksibel dan sepatu kabel.

SDP merupakan singkatan dari Sub Distribution Panel dan merupakan panel yang berisikan pengaman sekunder sebagai panel pembagi menuju SDP tingkat selanjutnya. Terdapat sedikit busbar, dan setelah melewati  saklar handle menggunakan kabel pejal dengan sepatu kabel juga.

 

Manajemen Berbasis Sekolah di SMK

MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI SMK

 

logo uny

Dibuat untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Manajemen Pendidikan

Pendidikan Teknik Elektro S1, Teknik Elektro FT UNY

Dosen Pengampu Dr. Drs. Giri Wiyono, M.T.

Disusun oleh

Nama NIM
Nika Febriani 15501241004
Suparyatno 15501241030
Mega Cahyaningsih 15501241018

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2016

 

 

Kata Pengantar

 

Segala Puji bagi Allah SWT  yang selalu memberi taufiq, hidayah serta nikmat sehingga saya dapat menyelesaikan Makalah Manajemen Pendidikan Kejuruan. Walaupun hasilnya tidak sempurna jika dibandingkan dengan karyakarya besar yang lain, namun hasil bukanlah tujuan yang utama, tetapi proses pembelajaran yang pernah dijalani menjadi suatu hal yang utama bagi penulis. Karena disanalah pengalaman dan nilai-nilai luhur itu ada, walaupun tidak dapat diukur dengan angka namun sangat bermakna. Pengalaman yang telah terjadi mudah – mudahan dapat menjadi refleksi, internalisasi, dan proyeksi bagi masa yang akan datang bagi penulis khususnya.

Penulis menyadari sebagai manusia bahwa masih banyak kekurangan dalam makalah ini. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk menyempurnakan makalah ini. Terakhir semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis maupun bagi para pembaca. Amiin.

 

 

 

 

 

 

Yogyakarta, 12 Maret 2016

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Isi

 

 

Halaman Judul……………………………………………………………………………………..i

Kata Pengantar…………………………………………………………………………………….ii

Daftar Isi…………………………………………….……………………………………………iii

BAB I PENDAHULUAN…………………………………………………………………………1

  • Latar Belakang…………………………………………………………………………1
  • Rumusan masalah……………………………………………………………………..2
  • Tujuan…………………………………………………………………………………2

BAB II PEMBAHASAN………………………………………………………………………….3

BAB III PENUTUP………………………………………………………………………………10

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

                                                                                                                            

  • Latar Belakang

 

Indonesia merupakan negara berkembang, negara yang memliki tingkat pertumbuhan tinggi, tingkat pengangguran tinggi, tingkat produktifitas rendah, kualitas hidup rendah, ketergantungan pada sector pertanian,pasar dan informasi tidak sempurna, tinkat ketergantungan pada angkatan kerja tinggi, ketergantungan tinggi pada ekonomi dari luar.

Sebagai negara berkembang, maka banyak upaya yang harus dilakukan untuk menjadikan Indonesia sendiri menjadi negara yang lebih maju. Apalagi di awal 2016 ini Indonesia dan negara ASEAN lainya menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), yaitu system perdagangan bebas atau free trade antara negara-negara anggot ASEAN.Dengan kata lain, para pekerja maupun padagang bebas keluar masuk meakukan operasinya di kawasan ASEAn termasuk Indonesia.

Apabila masyrakat Indonesia belum siap menghadapi hal tersebut, akibatnya negara Indonesia akan semakin terpuruk. Untuk memperbaiki atau memajukan seuatu negara aspek pertama yang harus dibenahi adalah pendidikan. Dengan memperbaiki pendidikan di Indonesia diharapkan mendapatkan Sumber Daya Manusia yang siap bersaing dengan negara-negara ASEAN dalam menhadapi MEA.

Menurut Depdiknas (2001: 1-2), rendahnya mutu pendidikan di Indonesia antara lain disebabkan oleh sistem pendidikan yang sentralistik (terpusat) dan partisipasi masyarakat khususnya orang tua dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah selama ini sangat minim. Kebijakan.

Sekolah Kejuruan merupakan sekoalah menghasilkan lulusan yang memliki kemampauan sesuai dengan kebutuha kompetensi dunia kerja.Selain memiliki ketrampila dan pengetahuan dasar teknis,hal yang tak kalah penting dan dibutuhkan tenaga kerja Indonesia adalah manajemen ketrampilan sosial individu.Sekolah kejuruan dalam hal ini SMK diharapkan dapat menghasilakan Sumber Daya Manusia yang berkompetendengan memeliki kemampuan (skill, attitude dan knowledge) yang sesuai dengan kebutuhan kompetensi dunia kerja serta mampu sebagai wahana dalam upaya memfasilitasi berkembangnya ketrampilan Individu atau kelompokuntuk adapat berperan sebagai pencipta atau pembuka lapangan kerja, atau individu atau kelompok sebagai pencari kerja yang kompetitif dan individu atau kelompom yang memiliki kemempuan daya edurasi yamg tinggi dalam kancah global.

 

 

 

 

 

 

 

  • Rumusan Masalah

 

  1. Apa yang dimaksud dengan menejemen berbasis sekolah di SMK?
  2. Apa tujuan dari manajemen berbasis sekolah di SMK?
  3. Bagaimanakah penerapan manajemen berbasis sekolah di SMK?
  4. Bagaimana contoh penerapan manajemen berbasis sekolah di SMK saat ini?
  5. Apa saja dampak positif penerapan manajemen berbasis sekolah di SMK?
  6. Apa saja kendala yang dialami dari penerapan manajemen berbasis sekolah di SMK?

 

  • Tujuan

 

  1. Mengetahui maksud dari manajemen bebasis sekolah di SMK
  2. Mengetahui tujuan dari manajemen berbasis sekolah di SMK
  3. Mengetahui bagaimana penerapan manajemen berbasis sekolah di SMK
  4. Mengetahui contoh penerapan manajemen berbasis sekolah di SMK saat ini
  5. Mengetahui dampak positif penerapan manajemen berbasis sekolah di SMK
  6. Megetahui kendala yang dialami dari penerapan manajemen berbasis sekolah di SMK

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1 Pengertian Manajemen Berbasis Sekolah di SMK

Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Sedangkan sekolah adalah tempat didikan bagi anak anak. tujuan dari sekolah adalah mengajar tentang mengajarkan anak untuk menjadi anak yang mampu memajukan bangsa . Sekolah adalah sebuah lembaga yang dirancang untuk pengajaran siswa /murid di bawah pengawasan guru.

Adanya manajemen berbasis sekolah di SMK agar sekolah tersebut leluasa memgelola sumber daya dan sumber dana dengan mengalokasikannya sesuai dengan prioritas kebuuhan. Pada system manajemen tersebut sekolah dituntut secara mandiri menggali, mengalokasikan, menentukan prioritas ,menegndalikan dan mempertanggung jawabkan pemberdayaan sumber-sumber, baik kepada masyarakat maupun pemerintah. Dari manajemen berbasis sekolah memberi kesempata agar sekolah dapat menyediakan pendidikan yang lebih baik dan memadai bagi siswa. Sekolah yang dimaksud disisni yaitu Sekoah Menengah Kejuruan.

 

 2.2 Tujuan  Manajemen Berbasis Sekolah di SMK

Tujuan Manajemen pendidikan yaitu mengacu pada tujuan pendidikan itu sendiri. Dalam hal ini membahas tentang pendidikan kejuruan. Sehingga juga harus mengerti tujuan dari pendidikan kejuruan. Pendidikan Kejuruan memiliki multi-fungsi yang kalau dilaksanakan dengan baik akan berkontribusi besar terhadap pencapaian tujuan pembangunan nasional.Fungsi-fungsi yang dimaksud antara lain meliputi : (Wardiman;1998: 35)

  1. Sosialisasi, yaitu transmisi nilai-nilai yang berlaku serta norma-norma sebagai konkritisasi dari nilai-nilai tersebut. Nilai-nilai yang dimaksud adalah teori ekonomi, solidaritas, religi, seni, dll.
  2. Kontrol sosial; yaitu kontrol perilaku agar sesuai dengan nilai sosial berserta norma-normanya, misalnya kedisiplinan, kejujuran, dll.
  3. Seleksi dan Alokasi; yaitu mempersiapkan ,  memilih, dan menempatkan calon tenaga kerja sesuai dengan tanda-tanda pasar kerja, yang berarti pendidikan kejuruan harus berdasarkan ”demand-driven”.
  4. Asimilasi dan Konservasi budaya, yaitu absorbsi terhadap kelompok-kelompok lain dalam masyarakat, serta memelihara kesatuan dan persatuan bangsa.
  5. Mempromosikan perubahan demi perbaikan; yaitu pendidikan tidak sekedar berfungsi mengajarkan apa yang ada, tetapi harus berfungsi sebagai ”pendorong perubahan”.

Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kejuruan berfungsi  secara ganda yaitu sebagai ”akulturasi” (penyesuaian diri) dan ”enkulturasi” (pembawa perubahan). Karena itu, pendidikan kejuruan tidak hanya adaptif terhadap perubahan, tetapi juga harus antisipatif.

Tujuan Pendidikan Kejuruan

Banyak rumusan Pendidikan Kejuruan yang dikemukakan oleh berbagai pihak,  diantaranya adalah sebagai berikut : Rupert Evans (1978) merumuskan bahwa Pendidikan Kejuruan bertujuan untuk :

  1. Memenuhi kebutuhan masyarakat akan tenaga kerja
  2. Meningkatkan pilihan pendidikan bagi setiap individu
  3. Mendorong motivasi untuk belajar terus.

 

Dari tujuan di atas dapat diperoleh tujuan manajemen pendidikan kejuruan sebagai berikut :

  1. Produktivitas

Perbandingan terbaik antara hasil yang diperoleh (output) dengan jumlah sumber yang dipergunakan (input). Produktivitas dapat dinyatakan secara  kuantitas maupun kualitas. Kuantitas output berupa jumlah tamatan dan kuantitas input berupa jumlah tenaga kerja dan sumberdaya selebihnya (uang, peralatan, perlengkapan, bahan, dsb).

Sedangkan produktivitas dalam ukuran kualitas digambarkan dengan ketepatan menggunakan metode dengan menggunakan alat yang tersedia sehingga beban kerja dapat terselesaikan tepat waktu dan mendapatkan pujian atas hasil karyanya.

 

  1. Kualitas

Menunujukkan ukuran penilaian yang diberikan kepada barang atau jasa yang harus menyamai atau melebihi kebutuhan atau harapan pelanggannya.  Jadi hasil yang diperoleh harus memiliki mutu yang sesuai atau bahkan melebihi dari yang diharapkan sehingga pelanggan mendapatkan kepuasan..

 

 

  1. Efektivitas

Merupakan ukuran keberhasilan tujuan organisasi. Efektifitas intitusi pendidikan terdiri dari dimensi manajemen dan kepemimpinan sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan personil lainnya. Efektifitas dapat juga ditelaah dari :

  1. Masukkan yang merata
  2. Keluaran yang banyak dan bermutu tinggi
  3. Ilmu dan keluaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang sedang membangun
  4. Pendapatan  tamatan yang memadai

 

  1. Efisiensi

Perbandingan antara rencana dengan tujuan yang dicapai. Sesuatu bisa dikatakan efisien jika tujuan dapat dicapai secara optimal dengan sumber daya yang minimal. Efisiensi pendidikan adalah bagaimana tujuan itu dicapai dengan memiliki tingkat efisiensi waktu, biaya, tenaga, dan sarana.

 

2.3 Penerapan Manajemen berbasis Sekolah di SMK

 

Aplikasi Penerapan Menejemen Berbasis Kompetensi di SMK.Komponen yang didesentralisasikan Menurut  dediknas terdapat sembilan sumber daya yang harus didesentralisasikan yang pada hakikatnya merupakan inti dan isi dari MBS. Kesembilannya merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan yang terdiri dari :

 

  1. Perencanaan dan evaluasi program sekolah. Sekolah diberi kewenangan untuk melakukan perencanaan sesuai dengan kebutuhannya, pada fungsi ini telah disusun rencana strategis (renstra) yang memuat rencana pengembangan sekolah dalam jangka waktu lima tahun kedepan dan renop (rencana operasional) yeng merupakan rencana tahunan. Dan setiap akhir bulan atau semester termasuk akhir tahun diadakan evaluasi pelaksanaan program.

 

  1. Pengelolaan kurikulum. Sekolah dapat mengembangkan, namun tidak boleh mengurangi isi kurikulum yang berlaku secara nasional yang dikembangkan oleh Pemerintah Pusat. Pada fungsi ini telah dikembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar melalui penjabaran kedalam indikator-indikator setiap mata pelajaran dan juga pengembangan kurikulum muatan lokal.

 

  1. Pengelolaan proses belajar mengajar. Sekolah diberi kebebasan untuk memilih strategi, metode dan teknik pembelajaran dan pengajaran yang paling efektif sesuai dengan karakteristik mata pelajaran, karakteristik siswa, karakteristik guru dan kondisi nyata sumber daya yang tersedia di sekolah. Pada fungsi ini, guru telah diberi kebebasan memilih metode-metode yang tepat dalam proses pembelajaran yang intinya adalah peruses pembelajaran konstruktif.

 

  1. Pengelolaan ketenagaan. Pengelolaan ketenagaan mulai dari analisis kebutuhan perencanaan, rekrutmen, pengembangan, penghargaan dan sangsi, hubungan kerja hingga evaluasi kinerja tenaga kerja sekolah dapat dilakukan oleh sekolah kecuali guru pegawai negeri yang sampai saat ini masih ditangani oleh birokrasi di atasnya. Fungsi ini telah dilaksanakan dalam bentuk pengadaan guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap berdasar kepada kompetensi dasar bagi guru dan pegawai administrasi, pelatihan yang terus menerus.

 

  1. Pengelolaan peralatan dan perlengkapan. Pengelolaan fasilitas seharusnya dilakukan oleh sekolah mulai dari pengadaan, pemeliharaan dan perbaikan hingga pengembangannya. Hal ini didasari oleh kenyataan bahwa sekolahlah yang paling mengetahui kebutuhan fasilitas baik kecukupan, kesesuaian dan kemutakhirannya terutama fasilitas yang sangat erat kaitannya secara langsung dengan proses belajar mengajar. Fungsi ini telah dilaksanakan dalam bentuk pengadaan barang yang didahului oleh analisis skala prioritas, perbaikan/penggantian sarana dan prasarana belajar termasuk pengembangannya dalam rangka menyesuaikan dengan perkembangan.

 

  1. Pengelolaan keuangan. Pengelolaan keuangan, terutama pengalokasian/penggunaan uang sudah sepantasnya dilakukan oleh sekolah. Sekolah juga harus diberi kebebasan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang mendatangkan penghasilan, sehingga sumber keuangan tidak semata-mata tergantung pada pemerintah. Fungsi ini ditandai dengan penggunaan keuangan yang ada di sekolah melalui pendistribusian pada RAPBS yang disusun oleh Kepala Sekolah bersama Komite Sekolah serta guru senior.
  2. Pelayanan siswa. Fungsi ini dapat dilaksanakan dalam bentuk pelayanan siswa mulai dari penerimaan siswa baru, pengembangan, pembinaan, pembimbingan, penempatan untuk melanjutkan sekolah atau untuk memasuki dunia kerja hingga pengurusan alumni.

 

  1. Hubungan sekolah dan masyarakat. Fungsi ini dapat dilaksanakan melalui hubungan sekolah dan msyarakat untuk meningkatkan keterlibatan, kepedulian, kepemilikan dan dukungan dari masyarakat, terutama dukungan moral dan finansial.

 

  1. Pengelolaan iklim sekolah. Fungsi ini dapat dilaksanakan dalam bentuk menciptakan Iklim sekolah yang kondusif-akademik yang merupakan merupakan prasyarat bagi terselenggaranya proses belajar mengajar yang efektif. Lingkungan sekolah yang aman dan tertib, optimisme dan harapan yang tinggi dari warga sekolah, kesehatan sekolah dan kegiatan-kegiatan yang terpusat pada siswa.

 

2.4. Contoh Penerapan Manajemen berbasis Sekolah di SMK

 

Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah merupakan upaya pelaksanaan otonomi sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.Tujuannya adalah untuk mengetahui Program Manajemen Berbasis Sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan Guru, dimana hasil penelitiannya menunjukkan bahwa :

 

  1. Program Manajemen Pendidikan Berbasis Sekolah dalam meingkatkan mutu pendidika meliputi beberapa bidang , diantaraya adalah bidang pembelajaran dan kurikulum , bidang kesiswaan, bidang ketenagaan, bidang sarana da prasarana, bidang pembiayaaa,setrta bidag pera serta masyarakat dalam peingkata mutu pendidikan.

 

  1. Penerapan bidang pembelajaran dan kurikulum adalah dengan cara memyusun Kurikulum Tingkat Satuan pedidikan , membuat silabus , Program Pembelajaran(RPP),dibidang kesiswaan meliputi peerimaan siswa baru,kegiatan ekstrakuikuler,bimbingan belajar,dibidang ketenagakerjaan dengan membuat usulan penambahan guru mata pelajaran,memberikan kesempata kepada guru untuk melautkan pedidikan,mengusulkan sertifikasi guru,dibidang sarana dan prasarana dengan mengusulkan membuat laboratorium computer dengan jaarigan internet dan melakukan perawatan terhadap saraa da prasarana, di bidang pembiayaan, pegeluaran sesuai dega aggaran yang teflah ditetapkan dalam kegiatan yang akan dilaksanakan, dibidang peran serta masyarakat, sekolah melibatkan komite sekolah dalam membuat program- program sekolah.

 

  1. Evaluasi penerapan Maajemen Berbasis Sekolah dengan melakukan pemantauan atau pengawasanterhadap bidang- bidang yang ada serta melakukan revisi atau perbaikan terhadap kekeliruan dalam pelaksaannya.

 

  1. Faktor pendukung penerapan Manajemen berbasis Sekolah adalah gaya kepemimpina kepala sekolah yang demokratis, kualifikasi guru yang semuanya S1,saraa da prasarana . yang memadai.

 

 

2.5. Dampak Positif Penerapan Manjemen Pedidikan Berbasis Sekolah di SMK
MBS dipandang sebagai alternatif sistem pendidikan dan pengoperasian sekolah yang dinilai merupakan wewenang kantor pusat dan daerah. Kebijakan MBS adalah strategi untuk meningkatkan pendidikan dengan mendelegasikan kewenangan pengambilan keputusan penting dari pusat dan daerah ke tingkat sekolah. Dengan demikian, MBS pada dasarnya merupakan sistem manajemen di mana sekolah merupakan unit pengambilan keputusan penting tentang penyelenggaraan pendidikan secara mandiri.

MBS memberikan kesempatan pengendalian lebih besar bagi kepala sekolah, guru, murid, dan orang tua atas proses pendidikan di sekolah mereka. Dalam pendekatan ini, tanggung jawab pengambilan keputusan tertentu mengenai anggaran, kepegawaian, dan kurikulum ditempatkan di tingkat sekolah dan bukan di tingkat daerah, apalagi pusat. Melalui keterlibatan guru, orang tua, dan anggota masyarakat lainnya dalam keputusan-keputusan penting itu, MBS dipandang dapat menciptakan lingkungan belajar yang efektif bagi para murid.

Para pendukung MBS berpendapat bahwa prestasi belajar murid lebih mungkin meningkat jika manajemen pendidikan dipusatkan di sekolah ketimbang pada tingkat pusat atau daerah. Para kepala sekolah cenderung lebih peka dan sangat mengetahui kebutuhan murid dan sekolahnya ketimbang para birokrat di tingkat pusat atau daerah. Lebih lanjut dinyatakan bahwa reformasi pendidikan yang bagus sekalipun tidak akan berhasil jika para guru yang harus menerapkannya tidak berperanserta merencanakannya.

Kelompok pendukung MBS menyatakan, bahwa pendekatan MBS memiliki lebih banyak maslahatnya bila dibandingkan dengan pengambilan keputusan yang terpusat. Maslahat itu antara lain menciptakan sumber kepemimpinan baru, lebih demokratis dan terbuka, serta menciptakan keseimbangan yang pas antara anggaran yang tersedia dan prioritas program pembelajaran. Pengambilan keputusan yang melibatkan semua pihak yang berkepentingan dapat meningkatkan motivasi dan komunikasi bagi kinerja guru, dan pada gilirannya meningkatkan prestasi belajar murid.

Keleluasaan mengelola sumberdaya dan dalam menyertakan masyarakat untuk berpartisipasi, mendorong profesionalisme kepala sekolah, dalam peranannya sebagai manajer maupun pemimpin sekolah.Melalui penerapan MBS, guru selalu didorong untuk berinovasi,melalui penerapan MBS, rasa tanggap sekolah terhadap kebutuhan setempat meningkat dan menjamin layanan pendidikan sesuai dengan tuntutan masyarakat sekolah dan peserta didik.Melalui penerapan MBS,  sumber dana sekolah yang halal mungkin dapat disisihkan untuk membantu kesejahteraan guru. Dengan demikian, sekolah dapat mengkondisikan agar guru dapat lebih berkonsentrasi pada tugasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.6.  Kendala dan cara menanggulangi dalam Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah di SMK

 

Kendala-Kendala yang dihadapi dalam implementasi MBS dan Upaya-Upaya Mengatasinya.

adalah:

 

  1. Dana.
  2. Tenaga kependidikan kurang.
  3. Kadang-kadang terjadi perbedaan pen-dapat di antara guru meskipun tidak sampai berpengaruh kepada siswa.
  4. Sarana dan prasarana khususnya peralatan sudah mulai usang.
  5. Ada beberapa guru yang sudah sepuh umurnya tidak mau tahu dengan kemajuan teknologi.

 

 

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala yang menghambat pelaksanaan MBS tersebut, yaitu:

  1. Untuk mengatasi masalah dana adalah dengan menggunakan dana seefektif mungkin dengan skala prioritas.
  2. Mengangkat tenaga honorer yang di-bayar oleh komite sekolah.
  3. Kepala sekolah memanggil mereka yang berselisih, duduk bersama dan diajak bicara baik-baik.
  4. Peralatan yang sudah tidak bisa di-gunakan segera diganti yang baru.
  5. Memberi pelatihan-pelatihan untuk mengoperasikan komputer agar ba-pak-ibu guru tersebut dapat membuat power poin sendiri dan dapat meman-faatkan IT.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

 

PENUTUP

 

 

 

 

  • Kesimpulan

Bahwa Manajemen Berbasis Sekolah  merupakan paradigma baru pendidikan yang memberikan otonomi luas pada tingkat sekolah dengan maksud agar sekolah leluasa mengelola sumber daya dan sumber dana dengan mengalokasikannya sesuai dengan prioritas kebutuhan.. Penerapkan fungsi-fungsi Manaemen Berbasis Sekolah dapat dilaksanakan dalam bentuk Perencanaan dan evaluasi program sekolah, Pengelolaan kurikulum, Pengelolaan proses belajar mengajar, Pengelolaan ketenagaan, Pengelolaan peralatan dan perlengkapa, Pengelolaan keuanga, Pelayanan siswa, Hubungan sekolah dan masyarakat, serta Pengelolaan iklim sekolah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

 

 

http://theboxofgory.blogspot.co.id/2011/11/manajemen-pendidikan-kejuruan.html

http://ekonoferiyantootomotif.blogspot.co.id/2010/06/tugas-menejemen-pendidikan-skripsi.html

Tim Dosen Administrasi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia. 2011. Manajemen Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Depdikbud 1993.Himpunan Keputusan Menteri Pedidika dan Kebudayaan Republic Indonesia.Jakarta:sekje biro keuangan.

Mulyasa,E.2003.Menejemen Berbasis Sekolah Bandung Rosda,

Andy Fraizer.2000. A Roadmap for Quality Transformation in Education.Florida:St.Luice Press

Ary H.Gunawan. 1982.Dasar- Dasar Sarana Pendidikan.Yogyakarta:Al Hikmah

Depdikbud.1998.Pengelolaan Laboratorium Sekolah dan Manual Alat Ilmu Pengetahuan alam. Jakarta:Direktorat Pendidikan Menengah Umum.

Depdiknas.2002. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah Jakarta:Departemen Pendidikan Nasional.

Mulyasa E. 2002.Manajemen Berbasis Sekolah.Bandung :Remaja Rasdakarya

Soebagio Atmodiwirjo.2000.Manajemen Pendidikan Indonesia.Jakarta:Ardadiya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KOMPONEN ELEKTRONIKA DAN FUNGSI

Komponen elektronika berupa sebuah alat berupa benda yang menjadi bagian pendukung suatu rangkaian elektronik yang dapat bekerja sesuai dengan kegunaannya. Mulai dari yang menempel langsung pada papan rangkaian baik berupa PCB, CCB, Protoboard maupun Veroboard dengan cara disolder atau tidak menempel langsung pada papan rangkaian (dengan alat penghubung lain, misalnya kabel).Komponen elektronika ini terdiri dari satu atau lebih bahan elektronika, yang terdiri dari satu atau beberapa unsur materi dan jika disatukan, untuk desain rangkaian yang diinginkan dapat berfungsi sesuai dengan fungsi masing-masing komponen, ada yang untuk mengatur arus dan tegangan, meratakan arus, menyekat arus, memperkuat sinyal arus dan masih banyak fungsi lainnya.Berikut komponen-komponen elektronika:

Komponen Aktif :

  1. Transistor

transistor trans

  • Transistor Bipolar
  • Transistor IGBT
  • Transistor Efek Medan
  • Photo Transistor

2.      Dioda
Diode

Dioda sebagai salah satu komponen aktif sangat popular digunakan dalam rangkaian elektronika, karena bentuknya sederhana dan penggunaannya sangat luas. Ada beberapa macam rangkaian dioda, diantaranya : penyearah setengah gelombang (Half-Wave Rectifier), penyearah gelombang penuh (Full-Wave Rectifier), rangkaian pemotong (Clipper), rangkaian penjepit (Clamper) maupun pengganda tegangan (Voltage Multiplier). Di bawah ini merupakan gambar yang melambangkan dioda penyearah.

Sisi Positif (P) disebut Anoda dan sisi Negatif (N) disebut Katoda. Lambang dioda seperti anak panah yang arahnya dari sisi P ke sisi N. Karenanya ini mengingatkan kita pada arus konvensional dimana arus mudah mengalir dari sisi P ke sisi N.
STRUKTUR DIODA
Dioda terbagi atas beberapa jenis antara lain :

  • Dioda germanium
  • Dioda silikon
  • Dioda selenium
  • Dioda zener
  • Dioda cahaya (LED)

Dioda termasuk komponen elektronika yang terbuat dari bahan semikonduktor. Beranjak dari penemuan dioda, para ahli menemukan juga komponen turunan lainnya yang unik. Dioda memiliki fungsi yang unik yaitu hanya dapat mengalirkan arus satu arah saja. Struktur dioda tidak lain adalah sambungan semikonduktor P dan N. Satu sisi adalah semikonduktor dengan tipe P dan satu sisinya yang lain adalah tipe N. Dengan struktur demikian arus hanya akan dapat mengalir dari sisi P menuju sisi N.
Gambar ilustrasi di atas menunjukkan sambungan PN dengan sedikit porsi kecil yang disebut lapisan deplesi (depletion layer), dimana terdapat keseimbangan hole dan elektron. Seperti yang sudah diketahui, pada sisi P banyak terbentuk hole-hole yang siap menerima elektron sedangkan di sisi N banyak terdapat elektron-elektron yang siap untuk bebas merdeka. Lalu jika diberi bias positif, dengan arti kata memberi tegangan potensial sisi P lebih besar dari sisi N, maka elektron dari sisi N dengan serta merta akan tergerak untuk mengisi hole di sisi P. Tentu kalau elektron mengisi hole disisi P, maka akan terbentuk hole pada sisi N karena ditinggal elektron. Ini disebut aliran hole dari P menuju N. Jika menggunakan terminologi arus listrik, maka dikatakan terjadi aliran listrik dari sisi P ke sisi N.
Sebaliknya apakah yang terjadi jika polaritas tegangan dibalik yaitu dengan memberikan bias negatif (reverse bias). Dalam hal ini, sisi N mendapat polaritas tegangan lebih besar dari sisi P.
Tentu jawabannya adalah tidak akan terjadi perpindahan elektron atau aliran hole dari P ke N maupun sebaliknya. Karena baik hole dan elektron masing-masing tertarik ke arah kutup berlawanan. Bahkan lapisan deplesi (depletion layer) semakin besar dan menghalangi terjadinya arus. Demikianlah sekelumit bagaimana dioda hanya dapat mengalirkan arus satu arah saja. Dengan tegangan bias maju yang kecil saja dioda sudah menjadi konduktor. Tidak serta merta di atas 0 volt, tetapi memang tegangan beberapa volt di atas nol baru bisa terjadi konduksi. Ini disebabkan karena adanya dinding deplesi (depletion layer). Untuk dioda yang terbuat dari bahan Silikon tegangan konduksi adalah di atas 0.7 volt. Kira-kira 0.3 volt batas minimum untuk dioda yang terbuat dari bahan Germanium.
Sebaliknya untuk bias negatif dioda tidak dapat mengalirkan arus, namun memang ada batasnya. Sampai beberapa puluh bahkan ratusan volt baru terjadi breakdown, dimana dioda tidak lagi dapat menahan aliran elektron yang terbentuk di lapisan deplesi.

  • Dioda Zener

zener
Fungsi dari dioda zener adalah sebagai penstabil tegangan. Selain itu dioda zener juga dapat dipakai sebagai pembatas tegangan pada level tertentu untuk keamanan rangkaian. Berikut ini rangkaian penerapan untuk regulator

  • Dioda varactor

dioda-varactor
Dioda varactor adalah sebuah kapasitor yang kapasitansinya ditentukan oleh tegangan yang masuk. Contoh penerapannya pada pesawat TV, pesawat radio FM, pesawat telekomunikasi yang bekerja pada frekwensi tinggi.

  • Dioda Pemancar Cahaya (LED)

Dioda led
LED adalah singkatan dari Light Emitting Dioda, merupakan komponen yang dapat mengeluarkan emisi cahaya. LED merupakan produk temuan lain setelah dioda. Strukturnya juga sama dengan dioda, tetapi belakangan ditemukan bahwa elektron yang menerjang sambungan P-N juga melepaskan energi berupa energi panas dan energi cahaya. LED dibuat agar lebih efisien jika mengeluarkan cahaya. Untuk mendapatkan emisi cahaya pada semikonduktor, doping yang dipakai adalah gallium, arsenic dan phosphorus. Jenis doping yang berbeda menghasilkan warna cahaya yang berbeda pula.
Pada saat ini warna-warna cahaya LED yang ada adalah warna merah, kuning dan hijau. LED berwarna biru sangat langka. Pada dasarnya semua warna bisa dihasilkan, namun akan menjadi sangat mahal dan tidak efisien. Dalam memilih LED selain warna, perlu diperhatikan tegangan kerja, arus maksimum dan disipasi daya-nya. Rumah (chasing) LED dan bentuknya juga bermacam-macam, ada yang persegi empat, bulat dan lonjong.
LED terbuat dari berbagai material setengah penghantar campuran seperti misalnya gallium arsenida fosfida (GaAsP), gallium fosfida (GaP), dan gallium aluminium arsenida (GaAsP). Karakteristiknya yaitu kalau diberi panjaran maju, pertemuannya mengeluarkan cahaya dan warna cahaya bergantung pada jenis dan kadar material pertemuan. Ketandasan cahaya berbanding lurus dengan arus maju yang mengalirinya. Dalam kondisi menghantar, tegangan maju pada LED merah adalah 1,6 sampai 2,2 volt, LED kuning 2,4 volt, LED hijau 2,7 volt. Sedangkan tegangan terbaik maksimum yang dibolehkan pada LED merah adalah 3 volt, LED kuning 5 volt, LED hijau 5 volt. LED mengkonsumsi arus sangat kecil, awet dan kecil bentuknya (tidak makan tempat), selain itu terdapat keistimewaan tersendiri dari LED itu sendiri yaitu dapat memancarkan cahaya serta tidak memancarkan sinar infra merah (terkecuali yang memang sengaja dibuat seperti itu).
3.      SCR (Silicon Control Rectifier)
Dioda yang mempunyai fungsi sebagai pengendali. SCR dapat digunakan sebagai pengatur motor DC bertegangan besar dengan mengatur tegangan Gate. SCR dibagi dua yaitu diac dan Triac.

  • DIAC: meneruskan tegangan dari anoda ke katoda atau sebaliknya. Penerapannya pada pengendali motor putar kanan dan putar kiri, seperti pada rangkaian lift.
  • TRIAC mempunyai prinsip kerja seperti DIAC, hanya saja TRIAC dapat meneruskan tegangan dari kaki 1 ke 2 atau sebaliknya pada saat ada triger pada Gate. TRIAC digunakan untuk pengatur motor DC atau AC putar kanan dan kiri dengan cara mengatur Gate.

4.      IC (Integrated Circuit)
IC
suatu rangkaian elektronik yang dikemas menjadi satu kemasan yang kecil. Suatu IC yang kecil dapat memuat ratusan bahkan ribuan komponen. Terdapat dua IC yaitu:

  • IC Digital
  • IC Analog

Komponen Pasif:
1.      Inductor (kumparan)
Sebuah induktor atau reaktor adalah sebuah komponen elektronika pasif (kebanyakan berbentuk torus) yang dapat menyimpan energi pada medan magnet yang ditimbulkan oleh arus listrik yang melintasinya. Kemampuan induktor untuk menyimpan energi magnet ditentukan oleh induktansinya, dalam satuan Henry. Biasanya sebuah induktor adalah sebuah kawat penghantar yang dibentuk menjadi kumparan, lilitan membantu membuat medan magnet yang kuat didalam kumparan dikarenakan hukum induksi Faraday. Induktor adalah salah satu komponen elektronik dasar yang digunakan dalam rangkaian yang arus dan tegangannya berubah-ubah dikarenakan kemampuan induktor untuk memproses arus bolak-balik.
Sebuah induktor ideal memiliki induktansi, tetapi tanpa resistansi atau kapasitansi, dan tidak memboroskan daya. Sebuah induktor pada kenyataanya merupakan gabungan dari induktansi, beberapa resistansi karena resistivitas kawat, dan beberapa kapasitansi. Pada suatu frekuensi, induktor dapat menjadi sirkuit resonansi karena kapasitas parasitnya. Selain memboroskan daya pada resistansi kawat, induktor berinti magnet juga memboroskan daya didalam inti karena efek histeresis, dan pada arus tinggi mungkin mengalami nonlinearitas karena penjenuhan.
Induktansi (L) (diukur dalam Henry) adalah efek dari medan magnet yang terbentuk disekitar konduktor pembawa arus yang bersifat menahan perubahan arus. Arus listrik yang melewati konduktor membuat medan magnet sebanding dengan besar arus. Perubahan dalam arus menyebabkan perubahan medan magnet yang mengakibatkan gaya elektromotif lawan melalui GGL induksi yang bersifat menentang perubahan arus. Induktansi diukur berdasarkan jumlah gaya elektromotif yang ditimbulkan untuk setiap perubahan arus terhadap waktu. Sebagai contoh, sebuah induktor dengan induktansi 1 Henry menimbulkan gaya elektromotif sebesar 1 volt saat arus dalam  indukutor berubah dengan kecepatan 1 ampere setiap sekon. Jumlah lilitan, ukuran lilitan, dan material inti menentukan induktansi.

Jenis-jenis induktor:

Berdasarkan bentuk dan bahan inti-nya, Induktor dapat dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah :

  • Air Core Inductor – Menggunakan Udara sebagai Intinya
  • Iron Core Inductor – Menggunakan bahan Besi sebagai Intinya
  • Ferrite Core Inductor – Menggunakan bahan Ferit sebagai Intinya
  • Torroidal Core Inductor – Menggunakan Inti yang berbentuk O Ring (bentuk Donat)
  • Laminated Core Induction – Menggunakan Inti yang terdiri dari beberapa lapis lempengan logam yang ditempelkan secara paralel. Masing-masing lempengan logam diberikan Isolator.
  • Variable Inductor – Induktor yang nilai induktansinya dapat diatur sesuai dengan keinginan. Inti dari Variable Inductor pada umumnya terbuat dari bahan Ferit yang dapat diputar-putar.

Fungsi Induktor :

  • 1.dapat menyimpan arus listrik dalam medan magnet,
  • 2.menapis (Filter) Frekuensi tertentu,
  • 3.menahan arus bolak-balik (AC),
  • 4.meneruskan arus searah (DC)
  • 5. pembangkit getaran serta melipatgandakan tegangan.

 

Hal yang mempengaruhi Induktansi :

  • Jumlah Lilitan, semakin banyak lilitannya semakin tinggi Induktasinya
  • Diameter Induktor, Semakin besar diameternya semakin tinggi pula induktansinya
  • Permeabilitas Inti, yaitu bahan Inti yang digunakan seperti Udara, Besi ataupun Ferit.
  • Ukuran Panjang Induktor, semakin pendek inductor (Koil) tersebut semakin tinggi induktansinya.

2.      Kapasitor (Condensator)


Kondensator atau sering disebut sebagai kapasitor adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi di dalam medan listrik, dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Kondensator memiliki satuan yang disebut Farad dari nama Michael Faraday. Kondensator juga dikenal sebagai “kapasitor”, namun kata “kondensator” masih dipakai hingga saat ini. Pertama disebut oleh Alessandro Volta seorang ilmuwan Italia pada tahun 1782 (dari bahasa Itali condensatore), berkenaan dengan kemampuan alat untuk menyimpan suatu muatan listrik yang tinggi dibanding komponen lainnya. Kebanyakan bahasa dan negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris masih mengacu pada perkataan bahasa Italia “condensatore”, bahasa Perancis condensateur, Indonesia dan Jerman Kondensator atau Spanyol Condensador.

  • Kondensator diidentikkan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitu positif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanya berbentuk tabung.

Lambang kondensator (mempunyai kutub) pada skema elektronika.

  • Sedangkan jenis yang satunya lagi kebanyakan nilai kapasitasnya lebih rendah, tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya, kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna coklat, merah, hijau dan lainnya seperti tablet atau kancing baju.

Lambang kapasitor (tidak mempunyai kutub) pada skema elektronika.
Namun kebiasaan dan kondisi serta artikulasi bahasa setiap negara tergantung pada masyarakat yang lebih sering menyebutkannya. Kini kebiasaan orang tersebut hanya menyebutkan salah satu nama yang paling dominan digunakan atau lebih sering didengar. Pada masa kini, kondensator sering disebut kapasitor (capacitor) ataupun sebaliknya yang pada ilmu elektronika disingkat dengan huruf (C).
Berfungsi menyimpan energi dalam medan listrik. Fungsi pada suatu rangkaian adalah memisahkan arus bolak-balik dari arus searah, sebagai filter yang dipakai pada rangkaian catu daya, sebagai pembangkit frekuensi dalam rangkaian pemancar dan untuk menghemat daya listrik dalam rangkaian lampu TL.

  • Kapasitor Variable (Varco) yang memiliki nilai kapasitansi bervariasi.
  • Kapasitor tetap yang memiliki nilai kapasitansi tetap.

3.      Resistor (tahanan)


Resistor aksial biasanya menggunakan pola pita warna untuk menunjukkan resistansi. Resistor pasang-permukaan ditandas secara numerik jika cukup besar untuk dapat ditandai, biasanya resistor ukuran kecil yang sekarang digunakan terlalu kecil untuk dapat ditandai. Kemasan biasanya cokelat muda, cokelat, biru, atau hijau, walaupun begitu warna lain juga mungkin, seperti merah tua atau abu-abu.
Resistor awal abad ke-20 biasanya tidak diisolasi, dan dicelupkan ke cat untuk menutupi seluruh badan untuk pengkodean warna. Warna kedua diberikan pada salah satu ujung, dan sebuah titik (atau pita) warna di tengah memberikan digit ketiga. Aturannya adalah “badan, ujung, titik” memberikan urutan dua digit resistansi dan pengali desimal. Toleransi dasarnya adalah ±20%. Resistor dengan toleransi yang lebih rapat menggunakan warna perak (±10%) atau emas (±5%) pada ujung lainnya.
Identifikasi empat pita adalah skema kode warna yang paling sering digunakan. Ini terdiri dari empat pita warna yang dicetak mengelilingi badan resistor. Dua pita pertama merupakan informasi dua digit harga resistansi, pita ketiga merupakan pengali (jumlah nol yang ditambahkan setelah dua digit resistansi) dan pita keempat merupakan toleransi harga resistansi. Kadang-kadang pita kelima menunjukkan koefisien suhu, tetapi ini harus dibedakan dengan sistem lima warna sejati yang menggunakan tiga digit resistansi.
Sebagai contoh, hijau-biru-kuning-merah adalah 56 x 104Ω = 560 kΩ ± 2%. Deskripsi yang lebih mudah adalah: pita pertama, hijau, mempunyai harga 5 dan pita kedua, biru, mempunyai harga 6, dan keduanya dihitung sebagai 56. Pita ketiga,kuning, mempunyai harga 104, yang menambahkan empat nol di belakang 56, sedangkan pita keempat, merah, merupakan kode untuk toleransi ± 2%, memberikan nilai 560.000Ω pada keakuratan ± 2%.

Warna Pita pertama Pita kedua Pita ketiga
(pengali)
Pita keempat
(toleransi)
Pita kelima
(koefisien suhu)
Hitam 0 0 × 100
Cokelat 1 1 ×101 ± 1% (F) 100 ppm
Merah 2 2 × 102 ± 2% (G) 50 ppm
Oranye 3 3 × 103 15 ppm
Kuning 4 4 × 104 25 ppm
Hijau 5 5 × 105 ± 0.5% (D)
Biru 6 6 × 106 ± 0.25% (C)
Ungu 7 7 × 107 ± 0.1% (B)
Abu-abu 8 8 × 108 ± 0.05% (A)
Putih 9 9 × 109
Emas × 10-1 ± 5% (J)
Perak × 10-2 ± 10% (K)
Kosong ± 20% (M)

Soal
Sebutkan urutan warna apa saja yang ada pada resistor 30 K Ohm 5%!
Jawab:
-Gelang 1 berwarna Jingga berarti angka ke 1 = 3
-Gelang 2 berwarna Hitam berarti angka ke 2 = 0
-Gelang 3 berwarna Jingga berarti angka ke 3 = x  1000 / banyaknya nol
-Gelang 4 berwarna Emas berarti yang menyatakan toleransi = 5 %
tata angka dari tabel resistor tersebut : 30 x  1000 = 30000
Sebutkan jenis-jenis dioda!
Jawab:

  • Dioda penyearah
  • Dioda faractor
  • Dioda zener
  • Dioda cahaya (LED)

 

Kerangka Dasar Ajaran Islam

Kerangka Dasar Ajaran Islam

 

Kerangka dasar ialah garis besar suatu pembicaran atau rute perjalanan yang akan di tempuh atau bagian-bagian pokok yang menyangga suatu bangunan (AS Hornby, 1987:804, dan John M. Echols & Hassan Shandly, 1955:255).

Ajaran Islam ialah sekumpulan pesan ketuhanan yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW (571-632 M) untuk disampaikan kepada manusia sebagai petunjuk perjalanan hidupnya semenjak lahir sampai mati (Mahmud Syaltout,1983:25). Dapat disimpulkan , krangka dasar ajaran islam ialah jalan yang ditempuh atau bagian-bagian pokok sekumpulan pesan ketuhanan sebegai petunjuk hidup yang sampaikan oleh Nabi Muhammad SAW.

Bagian-again pokok ajaran islam terdiri atas Aqidah, Syari’ah dan Akhlaq. Aqidah merupakan kepercayaan kepada hal-hal ghaib, syari’a yaitu perbuatan sebagai bukti percaya kepada hal ghaib sedangkan akhlaq yaitu keinginan hati untuk selalu berbuat baik karna percaya Allah selalu mengawasi.

 

 

 

Aqidah

Aqidah berasal dari kata ‘Aqada – Ya’qidu – ‘aqdan yang berarti mengikatkan tali, mengokohkan janji dan menyatakan ikatan jual beli. Aqidah dalam Al-Qur’an berarti sumpah setia diantara manusia (QS An-Nisa 4:33 ; al-Maidah 5:1 &89). Aqidah dalam ajaran islam berarti perjajian manuasia kepada Allah untuk selalu tunduk dan patuh dengan ikhlas ataskehendak Allah.

 

Syari’ah

Syari’ah berasal dari kata Syara’a – yasyar’u – syara’an  yang artinya membuat undang-undang , emebuata rute perjalanan, adat kebiasaan, jalan raya. Seadangkan menurut Mahmud Yunus yaitu masuk kedalam air, memulai pekerjaan, layar kapal dan tali panah.

Dalam Al-Qur’an berarti peraturan yang Allah berikan kepada para Nabi , termasuk Nabi Muhammad (QS asy-Syura 42:13 & 21). Juga dapat berarti cobaan bagi manusia apakah kan lebih memilih Allah atau hawa nafsunya (QS al- A’raf 7:163). Dapat didefinisikan syari’ah merupaka peraturan allah yang diberikan Allah kepada manusia melalui para Nabi sebagai jalan agar manusia selamat dunia dan akhirat.

 

Akhlaq

Akhlaq berasal dari kata khalaqa – yakhluku – khalqan yang artinya membuat atau menjadikan sesuatu. Dalam Al-Qur’an khalaqa artnya menciptakan sesuatu. Akhlaq berarti perbuatan mencitakan atau membuat sesuatu yand dapat bermanfaat bagi orang lain. Sedangkan menurut ahmad Amin (1988) akhlaq merupakan perbuatan yang berulang-ulang sehingga menjadikan mudah untuk melakukannya dan tidak berpikir lagi bagaimana cara melakukannya.

 

 

 

 

 

Hubungan Aqidah, Syi’arah dan Akhlaq dalam perilaku Manusia

Tujuan agama islam diberikan Allah kepada manusia ialah agar manusia hidup selamat senjak lahir, kemudian mati bahkan sampai bertemu dengan Allah. Ajaran Islam menjamin keselamatan selama didunia ini, apabila manusia berpegang teguh pada ajaran Allah dan berpegang teguh pada perjanjian dengan manusia.

Berpegang teguh kepada ajaran Allah merupakan perwujudan Aqidah. Berpegang teguh pada perjanjian dengan manusia merupakan merupakan perwujudan Akhlak. Aktifitas memegang teguh ajaran Allah dan perjanjian dengan manusia merupakan perwujudan Syari’ah.

Dengan demikian hubungan akidah, syari’ah dan akhlaq tidak dapat dipisahkan. Syari’ah adalah ruang dan waktu bagi terjadinya perilaku manusia. Perilaku manusia bermakna jika ada tujuan yang jelas (aqidah)  dan berdampak positif bagi manusia lain (akhlak).

 

Download font

http://www.1001fonts.com/chalk-fonts.html?page=3&items=10

7 Manfaat Ikan Teri untuk Kesehatan

Buat anak kost yang sedang kanker (kantong kering), tangga tua, dompet tipis atau apalah jangan khawatir, makan dengan harga yang murah namun gizi tetap terjaga.

 

Manfaat Ikan Teri Berdasarkan Kandungan Gizinya

Sebuah makanan biasanya mengandung nilai gizi dan nutrisi tertentu. Ketika ditambahkan ikan teri di dalamnya, maka nilai gizinya pasti akan bertambah. Tentu saja hal ini akan baik dan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Dari segi nutrisi yang dikandung oleh ikan teri sendiri, ikan kecil ini memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang sangat tinggi dan baik untuk kesehatan tubuh kita.

Berikut ini adalah beberapa manfaat kandungan gizi dan nutrisi yang terkandung di dalam ikan teri :

1. Protein

Yap, walaupun kecil, ikan teri memiliki kandungan protein yang tinggi. Namun perlu diingat, nilai gizi ini berlaku untuk ikan teri yang masih segar dan bukan jenis ikan teri yang sudah diasinkan. Dalam 100 gr ikan teri segar, terkandung 10.3 gr protein. Protein ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Manfaat protein bagi tubuh antara lain :

  • Menambah masa otot
  • Membentuk otot
  • Baik untuk masa pertumbuhan
  • Menambah kekuatan dan daya tahan tubuh

2. Kalsium

Inilah salah satu nilai gizi tertinggi yang dimiliki oleh ikan teri segar. Manfaat kalsium dalam ikan teri, apabila dibandingkan dengan jenis ikan besar lainnya seperti manfaat ikan laut, mungkin kandungan kalsium pada ikan teri merupakan salah satu yang tertinggi. Tebukti, dari 100 gr ikan mungil ini, terkandung 972 mg kalsium. jumlah ini tergolong tinggi untuk ukuran ikan yang kecil seperti ikan teri.

Kalsium yang terkandung di dalam ikan teri ini hanya perlu ditambah dengan segelas manfaat susu, maka akan memenuhi kebutuhan kalsium tubuh setiap harinya. Berikut ini manfaat kalsium bagi tubuh :

  • Baik untuk kesehatan tulang dan kesehatan gigi
  • Memperkuat tuang
  • Mencegah terjadinya osteoporosis

3. Fosfor

Sama seperti jenis ikan laut lainnya, selain mengandung kalsium, ikan teri segar juga mengandung fosfor. Fosfor sendiri bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan fungsinya berdampingan dengan fungsi dari kalsium bagi kesehatan tubuh. Dalam 100 gr ikan teri segar, terdapat kandungan fosfor sebanyak 253 mg. Kandungan fosfor ini juga banyak terdapat pada :

4. Zat besi

Ikan teri juga memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi. Setiap 100 gr ikan teri segar ternyata mengandung 3.9 mg zat besi. Tentu saja kandungan zat besi ini dapat sangat bermanfaat dan beguna bagi tubuh kita. Berikut ini adalah beberapa manfaat zat besi:

  • Menambah darah
  • Mencegah terjadinya anemia
  • Mencegah terjadinya pusing-pusing
  • Dapat mempercepat proses penyembuhan dari luka

5. Vitamin A

Walaupun kandungan vitamin A pada ikan teri segar tergolong kecil apabila dibandingkan dalam manfata sayur-sayuran atau buah-buahan. Namun vitamin A dalam ikan teri ini ini tetap dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan vitamin A sehari-hari. Berikut inimanfaat vitamin A bagi tubuh :

  • Menjaga kesehatan mata
  • Menjaga daya tahan dan imunitas tubuh
  • Baik bagi kesehatan tubuh
  • Dapat menjadi antioksidan
  • Mencegah terjadinya kelainan dan gangguan pada mata.

Kandungan vitamin A pada ikan teri segar sendiri adalah sebesar 43 IU per 100 gr ikan teri segar.

6. Vitamin B1

Ikan teri juga terbukti memiliki kandungan vitamin B1. Walaupun tergolong kecil kandungannya, yaitu hanya 0.24 mg vitamin B1 per 100 gr ikan teri segar. Namun tetap saja vitamin B1 memberikan manfaat yang baik bagi tubuh, antara lain :

  • Menjaga kesehatan tubuh
  • Membantu proses oksidasi pada tubuh
  • Memberikan dan memproses energi yang masuk ke dalam tubuh.

7. Lemak

Apabila dibandingkan dengan kandungan protein dan karbohidrat yang dimiliki oleh ikan teri, lemak yang terkandung di dalam ikan teri tergolong rendah, yaitu hanya sebanyak 1.4 gr lemak per 100 gr ikan teri segar. Maka dari itu, bagi yang sedang melakukan program diet. Manfaat ikan teri akan sangat berguna bagi, karena dapat membantu melancarkan program diet.

Itulah beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari ikan teri segar. Perlu diingat manfaat ini adalah manfaat dari ikan teri segar, dan bukan ikan teri yang telah diasinkan.

Keunggulan Ikan Teri dibandingkan Jenis Ikan Lain

Apabila dibandingkan dengan jenis ikan lain, ikan teri memiliki beberapa keunggulan, diantaranya adalah :

1. Harganya yang lebih murah – Apabila dibandingkan dengan ikan lainnya, ikan teri memiliki harga yang relatif jauh lebih murah. Karena itu pula, ikan teri terkadang sering dipandang sebelah mata sebagai ikan kelas bawah.

2. Mudah dikonsumsi – Mengkonsumsi ikan teri sangatlah mudah, anda tidak perlu repot memisahkan duri dan tulang, seperti ketika anda mengkonsumsi jenis ikan lainnya.

3. Mudah diolah – Bentuknya yang kecil membuat ikan teri ini mudah sekali diolah. Anda hanya tinggal mencuci dan mmbersihkan saja, lalu bisa langsung anda olah tanpa harus repot memotongnya terlebih dahulu.

4. Menjadi bahan campuran makanan – Ikan teri sering digunakan sebagai bahan campuran makanan, untuk menambah citarasa dan menambah menarik suatu makanan. Beberapa contoh makanan yang menggunakan ikan teri sebagai bahan campurannya, yaitu rempeyek teri dan tumisan sayur.

Tujuh hal seputar Gerhana Matahari Total; selfie dan kebutaan

Apa itu gerhana matahari ?

Gerhana matahari merupakan peristiwa di mana posisi Bulan, Matahari dan Bumi sejajar dan berada pada garis lurus.

Saat itu Bulan akan melintas diantara Matahari dan Bumi, untuk beberapa waktu cahaya Matahari ke Bumi akan terhalang bayangan Bulan. Ketika fase total itu terjadi bulan menutupi Matahari, akan tampak corona Matahari akan tampak seperti menjulur dari pinggir bagian yang ditutupi Bulan.

Gerhana Image copyrightGetty Images
Image captionProses terjadinya gerhana Matahari Total.

Gerhana Matahari dapat dilihat di mana saja?

Gerhana matahari Total pada 9 Maret mendatang akan terjadi di Samudra Hindia dan berakhir di Lautan Pasifik dekat dengan Hawaii AS. Indonesia merupakan satu-satunya negara yang dapat menikmati gerhana Matahari Total di wilayah daratan.

Di Indonesia gerhana matahari Total akan melintasi 12 provinsi; mulai dari Sumatera Barat (Pulau Pagai Selatan), Sumatra Selatan (Palembang), Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung (Tanjung Pandan), Kalimantan Tengah ( Palangkaraya ), Kalimantan Timur (Balikpapan), Kalimantan Barat , Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah (Palu, Poso, Luwu), Maluku Utara (Ternate dan Maba). Tetapi jalur totalitas gerhana tidak melalui semua kota di provinsi.

Bagi Anda di luar wilayah tersebut dapat menikmati gerhana Matahari meski tidak total yaitu Medan (77,6%), Denpasar (76.44%), Makassar (88,54%), Jayapura (73.79%). Sementara untuk Anda di Jakarta dan pulau Jawa akan menyaksikan gerhana matahari sekitar 50-60 persen.

Negara- negara di kawasan Asia Tenggara juga dapat menikmati gerhana matahari sebagian.

gerhanaImage copyrightAFP
Image captionGerhana Matahari Total terjadi di 12 provinsi di Indonesia pada 9 Maret mendatang.
GerhanaImage copyrightGetty Images
Image captionUntuk melihat gerhana Matahari membutuhkan lokasi dengan jangkauan pandangan yang luas, seperti pantai dan lapangan terbuka.

Pemantauan Gerhana Matahari membutuhkan kondisi cuaca yang cerah dan lokasi dengan jangkauan pandangan yang luas, tanpa terhalang gedung yang tinggi dan pepohonan yang lebat. Yang paling cocok adalah di lapangan terbuka dan juga di tepi pantai.

Kapan gerhana matahari mulai terjadi ?

Gerhana Matahari akan terjadi selama dua sampai tiga jam. Tetapi Gerhana Matahari mencapai fase penuh hanya selama satu setengah sampai tiga menit. Di wilayah bagian barat Indonesia gerhana mulai terjadi pagi hari, mulai pukul 06.20 WIB, dan mencapai puncak gerhana pada 07.25 WIB. Gerhana Matahari akan berakhir pada pukul 08.35 WIB.

Sementara di wilayah tengah Indonesia Gerhana Matahari Total akan terjadi pada pukul 07.25 WITA, dan wilayah timur pada 08.36 WIT.

Berapa lama gerhana matahari total terjadi? Di wilayah yang menjadi pusat jalur gerhana, fase gerhana matahari total akan terjadi di Seai, Pulau Pagai Selatan Sumatera Barat, selama 1 menit 54 detik, dan yang paling lama yaitu di Maba, Halmahera Timur, Maluku Utara, yaitu 3 menit 17 detik. Lalu berakhir di Samudra Pasifik dan Papua Nugini, selama 4 menit 9 detik.

Pulau Belitung
Image captionPulau Belitung merupakan salah satu lokasi yang dilintasi Gerhana Matahari Total.

Apakah cahaya matahari saat gerhana menimbulkan kebutaan?

Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional LAPAN, Thomas Djamaluddin, melihat gerhana matahari total dapat menimbulkan kebutaan merupakan mitos modern. Yang benar adalah cahaya Matahari sehari-hari dan ketika gerhana sama-sama berbahaya, untuk itu jangan melihat Matahari secara langsung karena dapat membahayakan mata, yaitu retina bisa rusak.

Cahaya MatahariImage copyrightAFP
Image captionCahaya matahari yang sangat terang dapat merusak retina mata.

Dan jika Anda menatap sinar matahari dengan jangka waktu yang lama akan menimbulkan kerusakan pada retina yang disebut dengan solar retinopathy. Gejalanya adalah titik-titik hitam pada pandangan mata Anda, dan itu sulit untuk dipulihkan.

Penyebabnya bisa jadi ketika fase total saat gerhana Matahari total terjadi, pupil mata membesar untuk menangkap cahaya sebanyak mungkin karena suasana yang gelap. Tetapi ketika fase total berakhir dan bulan mulai bergeser, cahaya matahari akan terang kembali dan saat itu yang membahayakan mata.

Bagaimana cara melihat Gerhana Matahari dengan aman?

Anda dapat menikmati gerhana Matahari dengan menggunakan kacamata khusus yang bisa mereduksi cahaya sampai 100.000 kali.

GerhanaImage copyrightAFP
Image captionKacamata khusus untuk melihat gerhana matahari

Selain itu proyeksi lubang jarum dapat digunakan untuk melihat gerhana Matahari total. cara membuatnya; sediakan dua kertas HVS lalu lubangi salah satunya dengan jarum. Kemudian letakkan sejajar, satu menghadap Matahari, Anda akan melihat pantulan matahari di bagian kertas yang lainnya.

Proyeksi lubang jarumImage copyrightOther
Image captionProyeksi lubang jarum

Ketika fase total terjadi, gerhana dapat dilihat dengan mata telanjang, tetapi hanya beberapa menit saja.

Alat lain yang dapat digunakan untuk melihat gerhana yaitu kacamata hitam atau rol film untuk foto, dan juga bekas foto rontgen serta bagian dalam disket. Tetapi perlu diingat alat-alat tersebut hanya dapat digunakan untuk melihat gerhana dengan waktu yang tidak terlalu lama.

GerhanaImage copyrightGetty Images
Image captionSeorang perempuan menggunakan bekas foto rontgen digunakan untuk melihat gerhana Matahari pada 20 Maret 2015 di Spanyol.
Disket
Image captionBagian dalam disket dapat digunakan untuk meyaksikan gerhana matahari.

Cara lain yang dapat digunakan adalah melihat pantulan matahari di dalam ember ataupun kolam.

Atau yang paling aman Anda dapat menyaksikan siaran langsung gerhana Matahari total melalui situs internet, antara lain milik Observatorium Boscha Bandung.

Apa boleh selfie ketika Gerhana Matahari Total?

Panduan untuk melihat gerhana dan berfoto selfie saat gerhana matahari sama saja, tak boleh melihat secara langsung. Ketika gerhana Matahari mencapai fase total, merupakan saat yang aman melihat secara langsung, tapi harus diingat itu hanya terjadi selama satu setengah sampai tiga menit saja.

Melihat gambar matahari di layar ponsel tidak berbahaya, yang menjadi kekhawatirannya adalah ketika orang melihat matahari dengan mata telanjang saat mengatur komposisi foto.

SelfieImage copyrightAFP

Kapan Gerhana Matahari Total terjadi lagi di Indonesia?

Gerhana Matahari Total sudah beberapa kali terjadi di wilayah Indonesia selama sebelum 2016, yaitu 24 Oktober 1995, 18 Maret 1988, 22 November 1984, dan 11 Juni 1983.

Gerhana Matahari Total akan kembali terjadi di Indonesia pada 20 April 2042 dan 12 September 2053.

Tetapi wilayah Indonesia akan dilintasi oleh Gerhana Matahari Cincin dan Total secara bersamaan pada 20 April 2023 dan 25 November 2049.

 

http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160306_indonesia_gerhana#orb-banner