Kendali Motor Otomatis dan Metering pada Trainer

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO

FAKULTAS TEKNIK  UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

LAPORAN PRAKTIK MESIN LISTRIK
No. 03/PIL/10 Kendali Motor Otomatis

dan Metering pada Trainer

Nama   :

Nika Febriani

Tgl : 12/03/2017 Dosen Pengampu : NIM    : 15501241004
Semester : 4 Drs. Setya Utama M.Pd Kelas   : D1

 

  1. Tujuan
  2. Mahasiswa dapat menggambarkan rangkaian kendali motor berurutan otomatis.
  3. Mahasiswa dapat menyebutkan nama komponen kendali motor berurutan otomatis.
  4. Mahasiswa dapat menjelaskan cara kerja rangkaian kendali motor berurutan otomatis.
  5. Mahasiswa mampu merangkai rangkaian kendali motor berurutan otomatis.
  6. Mahasiswa mampu mengoperasikan atau menjalankan rangkaian kendali motor berurutan otomatis.
  7. Mahasiswa dapat menggambarkan rangkaian kendali motor bergantian otomatis.
  8. Mahasiswa dapat menyebutkan nama komponen kendali motor bergantianotomatis.
  9. Mahasiswa dapat menjelaskan cara kerja rangkaian kendali motor bergantian otomatis.
  10. Mahasiswa mampu merangkai rangkaian kendali motor bergantianotomatis.
  11. Mahasiswa mampu mengoperasikan atau menjalankan rangkaian kendali motor bergantianotomatis.
  12. Mahasiswa dapat menggambarkan rangkaian kendali motor 3 fasa putar kanan-kiri otomatis.
  13. Mahasiswa dapat menyebutkan nama komponen kendali motor 3 fasa putar kanan-kiri otomatis.
  14. Mahasiswa dapat menjelaskan cara kerja rangkaian kendali motor 3 fasa putar kanan-kiri otomatis.
  15. Mahasiswa mampu merangkai rangkaian kendali motor 3 fasa putar kanan-kiri otomatis.
  16. Mahasiswa mampu mengoperasikan atau menjalankan rangkaian kendali motor 3 fasa star-delta
  17. Mahasiswa dapat menggambarkan rangkaian kendali motor 3 fasa star-delta
  18. Mahasiswa dapat menyebutkan nama komponen kendali motor 3 fasa star-delta
  19. Mahasiswa dapat menjelaskan cara kerja rangkaian kendali motor 3 fasa star-delta
  20. Mahasiswa mampu merangkai rangkaian kendali motor 3 fasa star-delta
  21. Mahasiswa mampu mengoperasikan atau menjalankan rangkaian kendali motor 3 fasa star-delta
  22. Mahasiswa dapat menggambarkan rangkaian metering ampermeter dan voltmeter.
  23. Mahasiswa dapat menyebutkan nama komponenmetering ampermeter dan voltmeter.
  24. Mahasiswa dapat menjelaskan cara kerja rangkaianmetering ampermeter dan voltmeter.
  25. Mahasiswa mampu merangkai rangkaian metering ampermeter dan voltmeter.
  26. Mahasiswa mampu mengoperasikan atau menjalankan rangkaian metering ampermeter dan voltmeter.

 

  1. Alat dan Bahan
  2. Trainer kit kontrol yang meliputi :
    1. Magnetic Contactor (MC)…………………………………………………………….. 3 buah
    2. Push Button ON………………………………………………………………………….. 2 buah
    3. Push Button OFF………………………………………………………………………… 2 buah
    4. MCB 1 fasa………………………………………………………………………………… 1 buah
    5. MCB 3 fasa………………………………………………………………………………… 2 buah
    6. Over Load (OL)………………………………………………………………………….. 1 buah
    7. Lampu Indikator…………………………………………………………………………. 3 buah
    8. Time Delay Relay (TDR)……………………………………………………………… 1 buah
    9. TDR by Relay…………………………………………………………………………….. 1 buah
  3. Motor listrik 1 fasa…………………………………………………………………………………. 1 buah
  4. Motor listrik 3 fasa…………………………………………………………………………………. 1 buah
  5. Modul lampu pijar pengganti motor…………………………………………………………. 1 buah
  6. Kabel jumper / penghubung……………………………………………………………… secukupnya
  7. Current Transformator (CT)……………………………………………………………………. 3 buah
  8. Amperemeter panel………………………………………………………………………………… 3 buah
  9. Selector voltmeter………………………………………………………………………………….. 1 buah
  10. Voltmeter panel…………………………………………………………………………………….. 1 buah

 

 

  1. Gambar Rangkaian
  2. 1Kendali motor berurutan otomatis

  1. Kendali motor bergantian otomatis

3.

3.Kendali motor putar kanan – kiri otomatis

  1. Kendali motor 3 fasa star – delta otomatis

 

 

  1. Rangkaian metering amperemeter dan voltmeter.

 

 


  1. Analisa data dan Prinsip Kerja

 

  1. Prinsip kerja rangkaian kendali motor berurutan otomatis

Motor 2 akan hidup secara otomatis setelah motor 1 hidup. MC K1 digunakan untuk mengendalikan motor 1 dan MC K2 digunakan untuk mengendalikan motor 2. Ketika Push Button ON ditekan arus akan mengalir menuju koil K1 dan mengaktifkan K1 serta memberikan sumber tegangan ke timer T1 sehingga mengaktifkan timer, saat Push Button ON terlepas, arus akan tetap mengalir ke koil K1 dan timer melalui kontak NO K1 yang aktif sehingga motor 1 tetap dapat berjalan. Setelah perhitungan waktu pada timer selesai, kontak NO pada timer akan menutup dan arus mengalir menuju ke koil K2 dan mengaktifkan K2 sehingga motor 2 berjalan. Jika Push Button OFF ditekan maka arus dari sumber yang mengalir ke koil K1 dan K2 akan terputus sehingga motor 1 dan motor 2 akan berhenti.

 

  1. Prinsip kerja rangkaian kendali motor bergantian otomatis

Motor 1 akan berjalan setelah Push Button ON ditekan, dan akan mati secara otomatis setelah beberapa saat, beberapa saat kemudian motor 2 baru menyala dan akan mati jika Push Button OFF ditekan.

MC K1 digunakan untuk mengendalikan motor 1 dan MC K2 digunakan untuk mengendalikan motor 2. Ketika Push Button ON ditekan arus akan mengalir melalui kontak NC timer T1 dan mengaktifkan perhitungan waktu pada timer T1 dan koil K1 sehingga motor 1 menyala dengan durasi sesuai batas waktu yang telah ditentukan pada timer T1. Setelah batas waktu timer T1 berakhir maka kontak NO dan NC pada timer T1 akan aktif dan mengalirkan arus menuju timer T2 dan mengaktifkan perhitungan waktu T2. Setelah perhitungan waktu pada T2 selesai kontak NO T2 akan aktif dan mengalirkan arus menuju koil K2 dan menghidupkan motor 1. Jika Push Button OFF ditekan maka arus dari sumber akan terputus dan dapat menonaktifkan motor, baik motor 1 maupun motor 2 karena tidak ada arus yang mengalir ke MC K1 dan K2.

 

 

 

 

  1. Prinsip kerja rangkaian kendali motor 3 fasa putar kanan – kiri

 

      Motor akan berputar ke kanan setelah Push Button ON ditekan, dan akan mati secara otomatis setelah beberapa saat. Beberapa saat kemudian motorakan berputar  ke kiri secara otomatis. Motor akan mati jika Push Button OFF ditekan.

MC K1 digunakan untuk putaran motor ke kanan (Forward) dan MC K2 digunakan untuk putaran motor ke kiri (Reverse). Ketika Push Button ON ditekan arus akan mengalir melalui kontak NC timer T1 dan mengaktifkan perhitungan waktu pada timer T1 dan koil K1 sehingga motor berputar ke kanan (Forward) dengan durasi sesuai batas waktu yang telah ditentukan pada timer T1. Setelah batas waktu timer T1 berakhir maka kontak NO dan NC pada timer T1 akan aktif dan mengalirkan arus menuju timer T2 dan mengaktifkan perhitungan waktu T2. Setelah perhitungan waktu pada T2 selesai kontak NO T2 akan aktif dan mengalirkan arus menuju koil K2 dan memutar motor ke kiri (Reverse). Jika Push Button OFF ditekan maka arus dari sumber akan terputus dan dapat menonaktifkan motor karena tidak ada arus yang mengalir ke MC K1 dan K2.

 

  1. Prinsip kerja rangkaian kendali motor 3 fasa star – delta

Motor akan tersambung bintang saat pertama kali dihidupkan, kemudian setelah beberapa saat motor akan tersambung delta secara otomatis dalam beberapa saat kemudian mati secara otomatis. Pada saat perpindahan star delta motor harus berhenti terlebih dahulu walaupun hanya beberapa saat, maka perlu menggunakan porinsip interlock.

Ketika Push ButtonON ditekan, arus akan mengalir melalui kontak NC timer T1 menuju koil K1 dan menggerakkan kontak magnet K1 sehingga K1 aktif. Arus akan mengalir melalui kontak NC T2 dan kontak NC K2 menuju koil K3 sehingga motor akan menyala dan tersambung bintang selama perhitungan waktu pada T2 berjalan. Arah arus dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar pergerakan arus saat push button ON ditekan

Setelah perhitungan waktu pada T2 selesai, kontak NC T2 akan terputus dan kontak NO T2 akan terhubung sehingga mengaktifkan T1 dan arus dapat mengalir melalui kontak NC K3 menuju koil K2 sehingga K2 dapat aktif dan motor tersambung bintang selama perhitungan waktu pada T1 berjalan. Setelah perhitungan waktu pada T1 selesai, kontak NC pada T1 akan terputus dan memutus arus yang menuju K1 sehingga arus tidak dapat mengalir menuju motor dan motor berhenti. Motor akan berhenti jika Push Button OFF ditekan.

Gambar arah pergerakan arus saat T2 ON

 

  1. Prinsip kerja rangkaian metering amperemeter dan voltmeter

Trafo CT berfungsi untuk menurunkan arus dengan perbandingan tertentu agar dapat dilakukan pengukuran arus dengan ampere meter. Kumparan primer trafo dirangkai seri dengan suber dan motor, sedangkan rangkaian sekunder trafo dihubungkan ke ampere meter.Pemasangan selector voltmeter dipasang paralel dengan beban, sesuai dengan prinsip pemasangan voltmeter. Keluaran selector voltmeter langsung dihubungkan ke voltmeter.

 

 


 

  1. Kesimpulan

Dari praktik yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pada rangkaian kendali motor secara otomatis pada trainer komponen yang digunakan yaitu Time Delay Relay (TDR) dan TDR by Relay. TDR digunakan untuk menggantikan Push Button. TDR  bekerja dengan prinsip perhitungan waktu, TDR akan mengaktifkan kontak NO dan NC nya jika perhitungan waktu yang diatur pada TDR tersebut selesai.

Dalam praktik motor STAR DELTA secara otomatis terdapat perpindahan arus yang sangat cepat, maka perlu dilakukan interlock dikarenakan jika tidak melakukan interlock dapat mengakibatkan kerusakan motor. interlock dilakukan dengan cara MC K2 di seri dengan NC pada K3 dan MC K3 di seri dengan NC K2.

Dalam melakukan pengukuran arus rangkaian power motor 3 fasa diperlukan Current Transformatior (CT) dikarenakan arus yang mengalir pada rangkaian sangat tinggi dan tidak dapat terbaca oleh amperemeter, sehingga diperlukan penurunan arus dengan perbandingan tertentu untuk melakukan pengukuran. Penurunan arus tersebut dapat dilakukan dengan memasang Current Transformatior (CT). Dalam pemasangan selector voltmeter prinsipnya sama dengan pemasangan voltmeter, yakni dipasang paralel dengan beban.

Sleman, 13 Maret 2017
Praktikan
Nika Febriani

NIM 15501241004

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

47 + = 57