Identifikasi Komponen Listrik 3 Fasa

LAPORAN PRAKTIKUM

Identifikasi Komponen Listrik 3 Fasa

 

Dibuat Oleh:

Nika Febriani

15501241004

 

 

 

 

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2017

  1. Judul

Identifikasi komponen listrik 3 fasa

  1. Tujuan Praktik

Setelah pratik diharapkan mahasiswa dapat :

  1. Mengidentifikasi komponen-komponen kelistrikan 3 fasa
  2. Mengetahui fungsi dari masing-masing komponen kelistrikan
  3. Mengetahui prinsip dan cara kerja dari masing-masing jenis komponen instalasi listrik
  4. Alat dan Bahan
  5. Alat Tulis
  6. Kamera/Handphone
  7. Kertas Gambar
  8. Data Pengamatan
  9. Komponen yang diidentifikasi
  10. Pengertian dan fungsi komponen
  11. Jenis-jensi komponen
  12. Spesifikasi yang tercantum dalam komponen
  13. Gambar komponen secara fisik dam secara simbol kelistrikannya
  14. Prinsip dan cara kerja komponen
  15. Analisis data
  16. Time Delay Relay

TDR (Time Delay Relay) sering disebut juga relay timer atau relay penunda batas waktu banyak digunakan dalam instalasi motor terutama instalasi yang membutuhkan pengaturan waktu secara otomatis. Fungsi dari peralatan kontrol ini adalah sebagai pengatur waktu bagi peralatan yang dikendalikannya. relay yang menggunakan prinsip elektronik, terdiri dari rangkaian R dan C yang dihubungkan seri atau paralel. Bila tegangan sinyal telah mengisi penuh kapasitor, maka relay akan terhubung. Lamanya waktu tunda diatur berdasarkan besarnya pengisian kapasitor.

  1. Thermal Overload Relay

Thermal relay atau overload relay adalah peralatan switching yang peka terhadap suhu dan akan membuka atau menutup kontaktor pada saat suhu yang terjadi melebihi batas yang ditentukan atau peralatan kontrol listrik yang berfungsi untuk memutuskan jaringan listrik jika terjadi beban lebih.

  1. No Fuse Breaker

NFB dalam bahasa indonesia bisa diartikan sebagai pemutus tanpa sekering, berfungsi untuk menghubungkan dan memutus tegangan/arus utama dengan sirkuit atau beban, selain itu juga berfungsi untuk memutuskan/melindungi beban dari arus yang berlebihan ataupun jika terjadi hubung singkat. Cara kerja NFB, ketika arus yang mengalir melaluinya melebihi dari nilai yang tertera pada NFB maka secara otomatis NFB akan memutuskan arusnya gambar diatas adalah NFB 3 Phase umumnya digunakan pada instalasi motor induksi atau breaker pada panel kontrol.

  1. Miniatur Circuit Breaker

MCB merupakan kependekan dari Miniatur Circuit Breaker. MCB berfungsi sebagai pengaman hubung singkat (konsleting) dan juga berfungsi sebagai pengaman beban lebih. MCB akan secara otomatis dengan segera memutuskan arus apabila arus yang melewatinya melebihi dari arus nominal yang telah ditentukan pada MCB tersebut. Pada dasarnya MCB 3 phasa adalah gabungan dari tiga buah MCB 1 phasa.

  1. Motor Listrik 3 Fasa

Motor listrik 3 fasa adalah motor yang bekerja dengan memanfaatkan perbedaan fasa pada sumber untuk menimbulkan gaya putar pada bagian rotornya. Prinsip kerja dari motor listrik 3 fasa ini sebenarnya sangat sederhana. Bila sumber tegangan 3 fase dialirkan pada kumparan stator, maka akan timbul medan putar dengan kecepatan tertentu.

  1. Magnetic Contactor

Magnetic Contactor (MC) adalah sebuah komponen yang berfungsi sebagai penghubung/kontak dengan kapasitas yang besar dengan menggunakan daya minimal. Prinsip kerja sebuah kontaktor terdiri dari koil, beberapa kontak Normally Open ( NO ) dan beberapa Normally Close ( NC ). Pada saat satu kontaktor normal, NO akan membuka dan pada saat kontaktor bekerja, NO akan menutup. Sedangkan kontak NC sebaliknya yaitu ketika dalam keadaan normal kontak NC akan menutup dan dalam keadaan bekerja kontak NC akan membuka.

  1. Voltmeter

Voltmeter yaitu alat ukur yang digunakan mengukur besaran dari tegangan listrik. Pada voltmeter terdapat lilitan yang mengandung impedansi, dimana besarnya impedansi ini kecil. Hal ini berfungsi untuk akurasi dari pembacaan alat ukur voltmeter ini.

  1. Switch Voltmeter

Switch voltmeter yaitu sakelar yang berfungsi untuk menunjukkan besaran tegangan pada listrik 3 fasa. Dimana pada switch voltmeter ini dapat menunjukkan tegangan pada masing-masing fasa saat tegangan antar fasa.

  1. Current Transformator

Current transformator berfungsi sebagai penurun arus dari besar ke kecil, sebagai isolasi dari tegangan.

  1. Kesimpulan

Pada trainer komponen yang diidentifikasi cukup banyak dan yg lebih ditekankan yaitu bagaimana teknik untuk penyambungan dari komponen,komponen penunjang dari ketahanan komponen yang diidentifikasi. Misalnya untuk penyambungan kawat serat perlu di solder terlebih dahulu agar semakin kuat dan dipasang sepatu pada sambungan agar tahan lama. Pada panel yang perlu diidentifikasi sama seperti pada trainer dan lebih ditekankan pada kelayakan komponen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + = 23