Kerangka Dasar Ajaran Islam

Kerangka Dasar Ajaran Islam

 

Kerangka dasar ialah garis besar suatu pembicaran atau rute perjalanan yang akan di tempuh atau bagian-bagian pokok yang menyangga suatu bangunan (AS Hornby, 1987:804, dan John M. Echols & Hassan Shandly, 1955:255).

Ajaran Islam ialah sekumpulan pesan ketuhanan yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW (571-632 M) untuk disampaikan kepada manusia sebagai petunjuk perjalanan hidupnya semenjak lahir sampai mati (Mahmud Syaltout,1983:25). Dapat disimpulkan , krangka dasar ajaran islam ialah jalan yang ditempuh atau bagian-bagian pokok sekumpulan pesan ketuhanan sebegai petunjuk hidup yang sampaikan oleh Nabi Muhammad SAW.

Bagian-again pokok ajaran islam terdiri atas Aqidah, Syari’ah dan Akhlaq. Aqidah merupakan kepercayaan kepada hal-hal ghaib, syari’a yaitu perbuatan sebagai bukti percaya kepada hal ghaib sedangkan akhlaq yaitu keinginan hati untuk selalu berbuat baik karna percaya Allah selalu mengawasi.

 

 

 

Aqidah

Aqidah berasal dari kata ‘Aqada – Ya’qidu – ‘aqdan yang berarti mengikatkan tali, mengokohkan janji dan menyatakan ikatan jual beli. Aqidah dalam Al-Qur’an berarti sumpah setia diantara manusia (QS An-Nisa 4:33 ; al-Maidah 5:1 &89). Aqidah dalam ajaran islam berarti perjajian manuasia kepada Allah untuk selalu tunduk dan patuh dengan ikhlas ataskehendak Allah.

 

Syari’ah

Syari’ah berasal dari kata Syara’a – yasyar’u – syara’an  yang artinya membuat undang-undang , emebuata rute perjalanan, adat kebiasaan, jalan raya. Seadangkan menurut Mahmud Yunus yaitu masuk kedalam air, memulai pekerjaan, layar kapal dan tali panah.

Dalam Al-Qur’an berarti peraturan yang Allah berikan kepada para Nabi , termasuk Nabi Muhammad (QS asy-Syura 42:13 & 21). Juga dapat berarti cobaan bagi manusia apakah kan lebih memilih Allah atau hawa nafsunya (QS al- A’raf 7:163). Dapat didefinisikan syari’ah merupaka peraturan allah yang diberikan Allah kepada manusia melalui para Nabi sebagai jalan agar manusia selamat dunia dan akhirat.

 

Akhlaq

Akhlaq berasal dari kata khalaqa – yakhluku – khalqan yang artinya membuat atau menjadikan sesuatu. Dalam Al-Qur’an khalaqa artnya menciptakan sesuatu. Akhlaq berarti perbuatan mencitakan atau membuat sesuatu yand dapat bermanfaat bagi orang lain. Sedangkan menurut ahmad Amin (1988) akhlaq merupakan perbuatan yang berulang-ulang sehingga menjadikan mudah untuk melakukannya dan tidak berpikir lagi bagaimana cara melakukannya.

 

 

 

 

 

Hubungan Aqidah, Syi’arah dan Akhlaq dalam perilaku Manusia

Tujuan agama islam diberikan Allah kepada manusia ialah agar manusia hidup selamat senjak lahir, kemudian mati bahkan sampai bertemu dengan Allah. Ajaran Islam menjamin keselamatan selama didunia ini, apabila manusia berpegang teguh pada ajaran Allah dan berpegang teguh pada perjanjian dengan manusia.

Berpegang teguh kepada ajaran Allah merupakan perwujudan Aqidah. Berpegang teguh pada perjanjian dengan manusia merupakan merupakan perwujudan Akhlak. Aktifitas memegang teguh ajaran Allah dan perjanjian dengan manusia merupakan perwujudan Syari’ah.

Dengan demikian hubungan akidah, syari’ah dan akhlaq tidak dapat dipisahkan. Syari’ah adalah ruang dan waktu bagi terjadinya perilaku manusia. Perilaku manusia bermakna jika ada tujuan yang jelas (aqidah)  dan berdampak positif bagi manusia lain (akhlak).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

74 + = 80